Separatis Pro-Rusia Letakkan Senjata, Harga Mati Ukraina

Kamis, 12 Juni 2014 - 17:58 WIB
Separatis Pro-Rusia...
Separatis Pro-Rusia Letakkan Senjata, Harga Mati Ukraina
A A A
KIEV - Presiden Ukraina, Petro Poroshenko, menyatakan, Ukraina bersedia bernegoisasi dengan kelompok separatis pro-Rusia di Ukraina timur. Namun, syaratnya separatis pro-Rusia harus meletakkan senjatanya.

Menurutnya, syarat itu sudah menjadi harga mati yang sudah tidak bisa ditawar-tawar lagi. Namun, para militan separatis pro-Rusia di Ukraina timur belum menunjukkan tanda-tanda untuk menyerah dan meletakkan senjatanya.

Poroshenko saat bertemu Presiden Rusia, Vladimir Putin di Pariss beberapa hari lalu, sudah bersedia untuk berunding dengan kelompok separatis di Ukraina timur. Kala itu, Poroshenko juga mengajukan syarat serupa. Pertemuan Poroshenko dan Putin itu diapresiasi sejumlah pemimpin Eropa, salah satunya Kanselir Jerman, Angela Merkel.

”Kita tidak perlu negosiasi demi negosiasi. Rencana perdamaian kita harus menjadi dasar lebih lanjut untuk melakukan deeskalasi konflik,” demikian keterangan tertulis di situs Presiden Poroshenko yang dikutip Reuters, Kamis (12/6/2014).

“Teroris harus meletakkan senjata mereka,” lanjut keterangan dari Poroshenko itu. Sementara itu, konflik di Donetsk, Ukraina timur antara militan separatis pro-Rusia dan pasukan Kiev masih berlanjut. Rakyat di wilayah itu telah memproklamirkan kemerdekaannya setelah melakukan referendum bulan lalu.

Tapi, negara-negara Barat dan pemerintah Ukraina tidak mengakuinya dan menganggapnya ilegal. Akibatnya, militer Ukraina melakukan operasi militer besar-besaran dengan korban tewas mencapai ratusan jiwa.
(mas)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Krisis Energi di Eropa...
Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Waspadai Pelemahan Ekspor...
Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Krisis Ukraina: Biden...
Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Berita Terkini
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
45 menit yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
1 jam yang lalu
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
2 jam yang lalu
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
3 jam yang lalu
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
4 jam yang lalu
Sultan Brunei Reshuffle...
Sultan Brunei Reshuffle Kabinet Besar-besaran, Pangeran 'Instagrammer' Jadi Menlu
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved