NATO Kerahkan Militer ke Dekat Rusia, Moskow Gusar

Selasa, 10 Juni 2014 - 08:36 WIB
NATO Kerahkan Militer...
NATO Kerahkan Militer ke Dekat Rusia, Moskow Gusar
A A A
MOSKOW - Sepak terjang Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) yang mengerahkan kekuatan militer Eropa Timur hingga ke dekat perbatasan Rusia membuat pihak Mokow gusar. Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov menyebut NATO ingkar janji dan melakukan tindakan kontraproduktif.

Komentar Lavrov itu muncul setelah menggelar pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Finlandia, Erkki Tuomioja. ”Upaya melanjutkan ekspansi NATO dan militernya ke (Eropa) timur, dekat dengan perbatasan Rusia, adalah (tindakan) kontraproduktif,” ujar Lavrov, dalam konferensi pers, yang dilansir Russia Today, tengah malam tadi (9/6/2014).

Strategi NATO, kata dia, bertentangan dengan kesepakatan blok (Barat) dengan Rusia dan ketentuan yang dibuat bersama Organisasi untuk Keamanan dan Kerjasama Eropa.

Awal bulan ini, Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, mengumumkan rencana untuk menginvestasikan USD1 miliar guna mendukung pengerahan pasukan NATO ke Eropa Timur. Obama juga berkomitmen untuk meningkatkan pengerahan pasukan militernya di Laut Hitam. Unjuk kekuatan militer itu dilakukan setelah NATO dan AS bersitegang dengan Rusia sebagai imbas dari krisis Ukraina.

Lavrov juga menyoroti pengerahan 4.700 pasukan tempur dan 800 kendaraan militer NATO ke Latvia untuk melakukan latihan perang besar-besaran. Rusia melihat gerakan NATO sebagai tanda agresi di tengah-tengah krisis Ukraina.

Ditanya sikap Ukraina yang akan memilih bekerjasama dengan Eropa, Lavrov mengingatkan kembali bahwa Kiev masih terikat perjanjian kerjasama dengan Rusia atau CIS. Dia menegaskan, Ukraina tidak harus mengorbankan pihak lain demi memperkuat keamanan mereka sendiri. ”Tentu saja, pemimpin baru Ukraina dapat memilih,” ujar Lavrov.

Sebelumnya AS telah mengerahkan dua pesawat siluman pembom B-2 ke Eropa Timur untuk bergabung dalam misi NATO. Tindakan AS itu mengikuti langkah Inggris yang juga mengerahkan pesawat pembom untuk tujuan yang sama. (Baca: AS Kerahkan 2 Pesawat Siluman Pembom B-2 ke Eropa)
(mas)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Krisis Energi di Eropa...
Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Waspadai Pelemahan Ekspor...
Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Krisis Ukraina: Biden...
Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Berita Terkini
Eropa Bagai Neraka Akibat...
Eropa Bagai Neraka Akibat Kebakaran Hutan dan Gelombang Panas, Ini 5 Faktanya
42 menit yang lalu
Putin Klaim Armada Kapal...
Putin Klaim Armada Kapal Pemecah Es Rusia Tak Memiliki Pesaing
1 jam yang lalu
Houthi dan Milisi Irak...
Houthi dan Milisi Irak Kompak Serang Arab Saudi, Riyadh: Agresor Itu Didukung Iran
4 jam yang lalu
Dunia Harus Alihkan...
Dunia Harus Alihkan Perhatian ke Tepi Barat! Israel Terus Caplok Tanah Warga Palestina
5 jam yang lalu
10 Raja Terkaya di Dunia,...
10 Raja Terkaya di Dunia, Nomor 1 Punya Harta Tembus Rp700 Triliun
6 jam yang lalu
Suriah Mencari Kesepakatan...
Suriah Mencari Kesepakatan Keamanan dengan Israel, Apa Dipicu Ketakutan atau Trauma?
7 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved