Klaim Laut China Selatan, Beijing Ledek Vietnam dan Filipina

Senin, 09 Juni 2014 - 16:30 WIB
Klaim Laut China Selatan,...
Klaim Laut China Selatan, Beijing Ledek Vietnam dan Filipina
A A A
BEIJING - Pemerintah China pada Senin (9/6/2014), meledek Vietnam dan Filipina yang mengklaim pulau di Laut China Selatan. Beijing menyebut klaim dari Vietnam dan Filipina itu sebagai lelucon canggung.

China menuntut kedua negara itu berhenti untuk berbuat ulah. Pulau di kawasan Laut China Selatan diperebutkan China, Taiwan, Vietnam, Filipina, Malaysia dan Brunei karena pulau tersebut kaya minyak dan gas alam.

”Jangan Anda pikir ini langkah kecil. Tidakkah (klaim) bersama-sama Vietnam dan Filipina merupakan lelucon canggung?,” ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Hua Chunying.

”China memiliki kedaulatan yang tak terbantahkan atas Kepulauan Spratly dan laut di dekatnya,” lanjut Hua.”Kami menuntut Vietnam dan Filipina menghentikan perilaku yang mengambil pertengkaran dan membuat masalah. Serta tidak melakukan tindakan apa pun untuk mempersulit atau memperbesar sengketa,” imbuh Hua, seperti dikutip Reuters.

Sebelumnya, pemerintah China menuduh melansir data yang menyebut bahwa kapal Vietnam telah menabrak kapal China sebanyak 1.416 kali di area sengketa di Laut China Selatan. Tuduhan itu muncul setelah China disudutkan dalam insiden kapal Vietnam yang ditabrak dan ditenggelamkan kapal China pada 26 Mei 2014 lalu. (Baca: Kapal Vietnam Tabrak Kapal China 1.416 Kali)

Data yang dirilis pihak Beijing itu dirilis ketika krisis Laut China Selatan semakin mamanas. Kedua negara itu terus bersitegang di kawasan Laut China Selatan, setelah Beijing mengebor minyak di pulau yang jadi sengketa.

”Pada pukul 17.00, tanggal 7 Juni 2014, ada sebanyak 63 kapal Vietnam di wilayah sengketa menabrak kapal pemerintah China dengan total 1.416 kali,” bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri China.
(mas)
Berita Terkait
Klaim China Terhadap...
Klaim China Terhadap Fitur di Laut China Selatan Bisa Picu Serangan Balasan
Duterte: Konflik dengan...
Duterte: Konflik dengan China Pasti Berujung Pertumpahan Darah
Menlu Filipina kepada...
Menlu Filipina kepada China: Keluar dari Laut China Selatan!
Gentayangan di LCS,...
Gentayangan di LCS, China Sebut Pesawat Intai Australia Ancam Kedaulatan
Bersitegang dengan China,...
Bersitegang dengan China, Filipina Bangun Stasiun Pemantau di LCS
Menhan Filipina: Beijing...
Menhan Filipina: Beijing Ingin Caplok Lebih Banyak Wilayah di Laut China Selatan
Berita Terkini
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
17 menit yang lalu
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
49 menit yang lalu
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
6 jam yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
10 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
11 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
12 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved