Bisa Dimata-matai, CIA Kini Punya Twitter dan Facebook
Sabtu, 07 Juni 2014 - 18:27 WIB
Bisa Dimata-matai, CIA Kini Punya Twitter dan Facebook
A
A
A
WASHINGTON - Badan intelijen AS atau CIA kini bisa “dimata-matai” setelah resmi membuat akun Twitter dan Facebook. CIA mengkonfirmasi akun media sosialnya itu, Jumat kemarin waktu AS.
“Kami tidak bisa mengkonfirmasi atau menyangkal bahwa ini adalah tweet pertama kami,” bunyi kicauan CIA bernada sindiran pada tweet pertamanya, seperti dikutip Voice of Russia, Sabtu (7/6/2014).
Dalam waktu dua jam, tweet pertama CIA itu langsung di tweet ulang (retweet) sekitar 90 ribu pengguna Twitter. CIA juga memiliki 115 ribu pengikut atau follower
Pihak Twitter juga menyambut posting-an pertama CIA degan hastag (#)BestPractice. Direktur CIA, John Brennan, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa akun Twitter dan Facebook baru yang bertujuan untuk membantu CIA untuk terlibat langsung dalam memberikan informasi tentang misi CIA kepada masyarakat dunia.
”Kami memiliki informasi penting untuk berbagi,” kata Brennan. CIA juga diketahui telah memiliki akun YouTube dan Flickr. Namun, diragukan jika CIA akan mem-posting informasi rahasia yang bisa dibagikan ke publik.
Namun, CIA siap untuk mengirim siaran pers, informasi tentang karir dalam lembaga CIA atau sekitar misi bersejarah yang telah sejak dilakukan. Langkah CIA ini dianggap sebagai terobosan, karena selama ini badan intelijen AS itu terkenal sangat tertutup.
“Kami tidak bisa mengkonfirmasi atau menyangkal bahwa ini adalah tweet pertama kami,” bunyi kicauan CIA bernada sindiran pada tweet pertamanya, seperti dikutip Voice of Russia, Sabtu (7/6/2014).
Dalam waktu dua jam, tweet pertama CIA itu langsung di tweet ulang (retweet) sekitar 90 ribu pengguna Twitter. CIA juga memiliki 115 ribu pengikut atau follower
Pihak Twitter juga menyambut posting-an pertama CIA degan hastag (#)BestPractice. Direktur CIA, John Brennan, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa akun Twitter dan Facebook baru yang bertujuan untuk membantu CIA untuk terlibat langsung dalam memberikan informasi tentang misi CIA kepada masyarakat dunia.
”Kami memiliki informasi penting untuk berbagi,” kata Brennan. CIA juga diketahui telah memiliki akun YouTube dan Flickr. Namun, diragukan jika CIA akan mem-posting informasi rahasia yang bisa dibagikan ke publik.
Namun, CIA siap untuk mengirim siaran pers, informasi tentang karir dalam lembaga CIA atau sekitar misi bersejarah yang telah sejak dilakukan. Langkah CIA ini dianggap sebagai terobosan, karena selama ini badan intelijen AS itu terkenal sangat tertutup.
(mas)