AS Terbitkan Larangan Kunjungan ke Libya

Rabu, 28 Mei 2014 - 19:19 WIB
AS Terbitkan Larangan...
AS Terbitkan Larangan Kunjungan ke Libya
A A A
WASHINGTON - Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) dikabarkan telah mengeluarkan himbauan kepada warganya yang berada di Libya untuk segera pulang ke AS, dan melarang warga AS yang ingin pergi ke sana.

Seperti dilansir Al Arabiya, Rabu (28/5/2014), larangan untuk bepergian tersebut dikeluarkan karena alasan keamanan di Libya yang dianggap semakin memburuk, di mana perang melawan militan telah membawa Libya ke dalam kekacauan.

"Karena masalah keamanan, Departemen Luar Negeri telah membatasi staf di Kedutaan Tripoli dan hanya mampu menawarkan layanan darurat yang sangat terbatas untuk warga AS di Libya," ungkap pihak Departemen Luar Negeri.

"Karena anggapan bahwa orang asing, terutama warga AS di Libya dapat berhubungan dengan pemerintah AS, wisatawan harus menyadari bahwa mereka mungkin menjadi target penculikan, serangan kekerasan, atau bahkan dibunuh," departemen tersebut menambahkan.

Langkah ini digambarkan sebagai langkah pencegahan dalam kondisi kasus di Libya, di mana pertemuran dengan militan telah mebuat situasi keamanan dan politik disana memburuk dan memerlukan evakuasi kedutaan.
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
1 jam yang lalu
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
2 jam yang lalu
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
3 jam yang lalu
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
4 jam yang lalu
Presiden Lebanon Aoun...
Presiden Lebanon Aoun Peringatkan Kesepakatan Gencatan Senjata sebagai Kesempatan Terakhir
5 jam yang lalu
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Kendaraan Kepala Komando Utara IDF di Lebanon Selatan
6 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved