Militer AS: Rusia dan China, dua negara kelas berat

Kamis, 15 Mei 2014 - 17:06 WIB
Militer AS: Rusia dan...
Militer AS: Rusia dan China, dua negara kelas berat
A A A
Sindonews.com – Kepala Staf Gabungan Militer Amerika Serikat, Jenderal Martin Dempsey mengatakan, keputusan strategis keamanan global saat ini mempertimbangkan dua negara kekuatan besar, yakni Rusia dan China. Dempsey menyebut Rusia dan China sebagai dua negara kelas berat.

”Dunia, di mana kita hidup, keamanan yang kita cari, dan tindakan yang kami lakukan, selalu dilakukan secara strategis dalam konteks tentang apa efeknya pada dua negara kelas berat, yaitu Rusia dan China,” kata Jenderal Dempsey, seperti dikutip RIA Novosti, Kamis (15/5/2014).

Menurutnya, konflik di dunia saat ini menuntut evolusi militer untuk paradigma keamanan baru. Dia memberikan simbol mnemonic “2, 2, 2, dan 1”. ”Dua (negara) kelas berat, Rusia dan China, dua kelas menengah Iran dan Korea Utara, dua jaringan al - Qaeda dan jaringan kejahatan terorganisir transnasional, dan satu sistem keamanan cyber,” jelas Dempsey.

Menurutnya, masing-masing aktor, baik musuh ataupun berpotensi menjadi musuh, membutuhkan pendekatan yang berbeda.”Karena, masing-masing akan sangat berbeda terhadap berbagai jenis tekanan,” lanjut dia.

”Apakah Anda sedang berhadapan dengan kekuatan menengah yang bercita-cita untuk memiliki pengaruh lebih yang bisa menjadi nakal dari waktu ke waktu?,” ujar dia mengacu kepada dua negara yang disebut negara kelas menengah, yakni Iran dan Korut.

AS saat ini bersitegang dengan Rusia atas krisis Ukraina. Sedangkan dengan China, AS tidak secara langsung berkonflik. Namun, AS kerap mengancam China ketika negara itu bersitegang dengan sekutu Asia-nya, seperti Jepang dalam konflik Laut China Timur. Dempsey sendiri akan bertemu mitranya dari China di Brussels pekan depan bersama dengan petinggi militer lainnya dari anggota-anggota NATO.
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
12 menit yang lalu
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
1 jam yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
2 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
3 jam yang lalu
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
4 jam yang lalu
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
5 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved