Sengketa maritim, China dicap langgar hukum internasional

Rabu, 14 Mei 2014 - 18:08 WIB
Sengketa maritim, China...
Sengketa maritim, China dicap langgar hukum internasional
A A A
Sindonews.com- Konflik yang terjadi di Laut China Selatan antara China dan negara-negara ASEAN kini menjadi sorotan dunia. Dalam sengketa maritim itu, China dianggap melakukan pelanggaran serius terhadap hukum internasional, karena menerjang zona ekonomi ekslusif.

Tuduhan itu disampaikan mantan Duta Besar Amerika Serikat (AS) yang pernah mengabdi di Indonesia dan China, J. Stapleton Roy. Dia menganggap China terkadang seperti tidak mengetahui zona ekonomi eksklusif mereka sendiri.

”Berdasarkan hukum internasional, kita melihat adanya pelanggaran di sana. China tidak pernah mengindentifikasi mana yang masuk ke dalam wilayah mereka dan mana yang bukan,” ungkap Roy saat ditemui Sindonews di Jakarta, Rabu ( 14/5/2014).

"Menurut hukun laut internasional PBB, sebuah negara harusnya mengindentifikasi daratan utama yang menjadi patokan untuk menentukan zona eksklusif mereka,” lanjut Roy.

”Sedangkan China seperti tidak pernah menentukan daratan utama yang akan menjadi patokan untuk menentukan titik terluar zona ekonomi eksklusif mereka. Saya tidak tahu mengapa, yang tahu hanyalah China sendiri mengapa mereka seperti itu,” imbuh Roy.
(mas)
Berita Terkait
Klaim China Terhadap...
Klaim China Terhadap Fitur di Laut China Selatan Bisa Picu Serangan Balasan
Gentayangan di LCS,...
Gentayangan di LCS, China Sebut Pesawat Intai Australia Ancam Kedaulatan
Menhan Filipina: Beijing...
Menhan Filipina: Beijing Ingin Caplok Lebih Banyak Wilayah di Laut China Selatan
Bersitegang dengan China,...
Bersitegang dengan China, Filipina Bangun Stasiun Pemantau di LCS
Duterte: Konflik dengan...
Duterte: Konflik dengan China Pasti Berujung Pertumpahan Darah
Menlu Filipina kepada...
Menlu Filipina kepada China: Keluar dari Laut China Selatan!
Berita Terkini
4 Operasi Militer Berani...
4 Operasi Militer Berani yang Berakhir Bencana, dari Invasi Teluk Babi hingga Cakar Elang
1 jam yang lalu
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
4 jam yang lalu
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
5 jam yang lalu
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
6 jam yang lalu
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
7 jam yang lalu
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
8 jam yang lalu
Infografis
4 Keunggulan Jet Tempur...
4 Keunggulan Jet Tempur Canggih J-35 Buatan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved