Islam diminati banyak warganya, Dubes Australia: tak masalah
Rabu, 14 Mei 2014 - 09:20 WIB
Islam diminati banyak warganya, Dubes Australia: tak masalah
A
A
A
Sindonews.com – Banyak warga Australia mulai berminat memeluk agama Islam. Beberapa pengamat bahkan memprediksi, dalam 20 tahun ke depan Islam kemungkinan jadi agama mayoritas di Australia.
Menurut Kashif Bouns, salah seorang delegasi Australia yang belajar Islam di Indonesia yang ditemui di Jakarta, semalam (13/5/2014), membenarkan banyak warga Australia mulai memeluk agama Islam. Alasannya, ujar Bouns, Islam merupakan agama yang sangat indah.
Duta Besar Australia untuk Indonesia, Greg Moriarti, mengaku tidak masalah dengan fenomena perkembangan agama Islam di negaranya. “Saya pikir tidak pernah ada masalah, Australia adalah negara yang multicultural. Yang terutama adalah apakah mereka bisa memberikan kontribusi untuk komunitas di sekeliling mereka,”kata Moriarti saat ditemui di kediamannnya, di Jakarta.
”Kami menyambut baik semua orang yang masuk ke Australia, mereka datang dari berbagai tempat dengan berbagai macam budaya. Walaupun pada awalnya mereka perlu berjuan untuk hidup di Australia, tapi pada akhirnya mereka akan bisa bertahan, dan komunitas Muslim di Australia telah memberikan banyak kontribusi untuk negara,” lanjut dia.
Ditanya contoh kontribusi yang dia maksud, Moriarti merincinya. “Berbagai macam kontribusi telah diberikan oleh warga Muslim kepada negara, mereka membangun bisnis yang menaikkan ekonomi negara, mereka membuat gerakan sosial, dan banyak hal yang mereka lakukan,” kata Moriarti.
”Muslim Australia adalah kelompok warga yang sangat aktif, dan sudah banyak sekali kontribusi yang mereka berikan kepada Autsralia,” imbuh dia.
Menurut Kashif Bouns, salah seorang delegasi Australia yang belajar Islam di Indonesia yang ditemui di Jakarta, semalam (13/5/2014), membenarkan banyak warga Australia mulai memeluk agama Islam. Alasannya, ujar Bouns, Islam merupakan agama yang sangat indah.
Duta Besar Australia untuk Indonesia, Greg Moriarti, mengaku tidak masalah dengan fenomena perkembangan agama Islam di negaranya. “Saya pikir tidak pernah ada masalah, Australia adalah negara yang multicultural. Yang terutama adalah apakah mereka bisa memberikan kontribusi untuk komunitas di sekeliling mereka,”kata Moriarti saat ditemui di kediamannnya, di Jakarta.
”Kami menyambut baik semua orang yang masuk ke Australia, mereka datang dari berbagai tempat dengan berbagai macam budaya. Walaupun pada awalnya mereka perlu berjuan untuk hidup di Australia, tapi pada akhirnya mereka akan bisa bertahan, dan komunitas Muslim di Australia telah memberikan banyak kontribusi untuk negara,” lanjut dia.
Ditanya contoh kontribusi yang dia maksud, Moriarti merincinya. “Berbagai macam kontribusi telah diberikan oleh warga Muslim kepada negara, mereka membangun bisnis yang menaikkan ekonomi negara, mereka membuat gerakan sosial, dan banyak hal yang mereka lakukan,” kata Moriarti.
”Muslim Australia adalah kelompok warga yang sangat aktif, dan sudah banyak sekali kontribusi yang mereka berikan kepada Autsralia,” imbuh dia.
(mas)