Pria China ini relakan perutnya dihajar demi uang
Selasa, 13 Mei 2014 - 14:06 WIB
Pria China ini relakan perutnya dihajar demi uang
A
A
A
Sindonews.com – Nama pria China ini, Xie Shuiping. Usianya 48 tahun. Dia mencari uang dengan cara tak lazim. Yakni, merelakan bagian perutnya dihajar sekeras mungkin oleh orang-orang dengan kaki atau tangan.
Dia biasa menawarkan perutnya sebagai sasaran pukulan orang-orang di jalanan atau di klub malam. Setiap orang yang ingin mencoba kekuatan perutnya itu diberi kesempatan memukul atau menendang sebanyak tiga kali dalam durasi 20 menit.
Dengan cara itu, pria asal Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China tersebut meraup 20 ribu yuan atau sekitar Rp37 juta. Pekerjaan aneh itu sudah dia jalani sejak 2004. Awalnya dia mempromosikan kekuatan tubuhnya di sebuah supermarket. Kala itu, kekuatan yang dia pamerkan bukan perut melainkan kepala. Yakni, penonton diberi kesempatan memukul kepalanya dengan botol anggur.
“Mereka yang memukul saya hingga mampu mengguncang tubuh saya, dapat menerima minuman gratis dari bar,” katanya, seperti dilansir Mail Online, Selasa (13/5/2014).
Istri dan dua anak perempuannya yang khawatir dengan kondisinya, pernah memintanya untuk meninggalkan pekerjaan seperti itu. Tapi mereka tidak berdaya untuk melarangnya.
“Pada awalnya, saya melakukannya untuk bersenang-senang dan tidak berpikir untuk mempertaruhkan hidup dengan itu,” ujarnya. ”Tapi, kemudian saya menyadari bahwa tanpa uang, saya tidak bisa hidup.”
“Saya tidak berpikir karier yang rendah, dan saya dibayar melalui pekerjaan saya,” lanjut Xie. Dia tidak mengungkap, apakah dari pekerjaanya itu pernah mengalami cedera atau tidak.
Dia biasa menawarkan perutnya sebagai sasaran pukulan orang-orang di jalanan atau di klub malam. Setiap orang yang ingin mencoba kekuatan perutnya itu diberi kesempatan memukul atau menendang sebanyak tiga kali dalam durasi 20 menit.
Dengan cara itu, pria asal Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China tersebut meraup 20 ribu yuan atau sekitar Rp37 juta. Pekerjaan aneh itu sudah dia jalani sejak 2004. Awalnya dia mempromosikan kekuatan tubuhnya di sebuah supermarket. Kala itu, kekuatan yang dia pamerkan bukan perut melainkan kepala. Yakni, penonton diberi kesempatan memukul kepalanya dengan botol anggur.
“Mereka yang memukul saya hingga mampu mengguncang tubuh saya, dapat menerima minuman gratis dari bar,” katanya, seperti dilansir Mail Online, Selasa (13/5/2014).
Istri dan dua anak perempuannya yang khawatir dengan kondisinya, pernah memintanya untuk meninggalkan pekerjaan seperti itu. Tapi mereka tidak berdaya untuk melarangnya.
“Pada awalnya, saya melakukannya untuk bersenang-senang dan tidak berpikir untuk mempertaruhkan hidup dengan itu,” ujarnya. ”Tapi, kemudian saya menyadari bahwa tanpa uang, saya tidak bisa hidup.”
“Saya tidak berpikir karier yang rendah, dan saya dibayar melalui pekerjaan saya,” lanjut Xie. Dia tidak mengungkap, apakah dari pekerjaanya itu pernah mengalami cedera atau tidak.
(mas)