Pesawat mata-mata AS cari ratusan sandera Boko Haram

Selasa, 13 Mei 2014 - 12:13 WIB
Pesawat mata-mata AS...
Pesawat mata-mata AS cari ratusan sandera Boko Haram
A A A
Sindonews.com – Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengerahkan pesawat mata-mata ke wilayah Nigeria untuk mencari ratusan siswi yang diculik kelompok Boko Haram sejak bulan lalu.

Pesawat mata-mata atau pengintai itu dilengkapi dengan satelit yang memantau detail wilayah Nigeria untuk melacak jejak Boko Haram.”Kami telah berbagi citra satelit komersial denganNigeria,” kata seorang pejabat di pemerintahan Barack Obama.

“Pesawat berawak intelijen, pengawasan dan pengintaian atau ISR terbang di atas wilayah Nigeria atas izin pemerintah setempat,” lanjut pejabat yang berbicara dalam kondisi anonim itu, seperti dikutip Reuters, Selasa (13/5/2014). (Baca: Boko Haram pamerkan ratusan siswi yang diculik)

AS telah mengirimkan tim ahli yang terdiri dari militer, dan aparat penegak hukum ke Nigeria. Tujuannya, untuk membantu mencari ratusan siswi yang telah diculik kelompok Boko Haram, sejak 14 April 2014. Mereka diculik dari sebuah asrama sekolah di Chibook, daerah terpencil di Nigeria.

”Kami menyediakan intelijen, dan dukungan untuk pengintaian,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Jen Psaki. Menurutnya, selain tim ahli AS, ada juga tim dari sekutu-sekut AS yang ikut membantu Nigeria menemukan ratusan sandera Boko Haram.

Sementara itu, Presiden Nigeria, Goodluck Jonathan, yakin ratusan siswi yang disandera Boko Haram masih berada di wilayah Nigeria. Pemerintahnya sendiri dengan tegas menolak menukar tahanan anggota Boko Haram dengan ratusan siswi.

Alasannya, tawaran dari Boko Haram itu tidak bermoral, karena ratusan siswi tidak bersalah dalam konflik pemerintah dengan kelompok ekstremis tersebut. (Baca juga: Nigeria tolak tukar tahanan dengan ratusan siswi yang diculik)
(mas)
Berita Terkait
Jenderal Nigeria Sebut...
Jenderal Nigeria Sebut Video Aksi Protes Berdarah di Lagos Hoaks
Siapa Gwaska Dankarami?...
Siapa Gwaska Dankarami? Gembong Bandit yang Kejam dan Selalu Bersembunyi di Hutan dan Ditakuti Tentara dan Warga Nigeria
Nigeria Berusaha Pulih...
Nigeria Berusaha Pulih dari Banjir Terburuk dalam Satu Dekade
59 Orang Tewas dalam...
59 Orang Tewas dalam Serangan Simpatisan ISIS di Pelosok Nigeria
Tegakkan Lockdown, Polisi-Tentara...
Tegakkan Lockdown, Polisi-Tentara Nigeria Bunuh 18 Warga
Brutal! Gerombolan Bandit...
Brutal! Gerombolan Bandit Bakar Bus, 30 Penumpang Tewas Terpanggang
Berita Terkini
3 Alasan Kuwait dan...
3 Alasan Kuwait dan Bahrain Melancarkan Serangan Udara ke Iran, Lelah dan Capek Jadi Target
1 jam yang lalu
Siapa Kozo Okamoto?...
Siapa Kozo Okamoto? Militan Tentara Merah Jepang yang Mengaku Berjuang untuk Palestina
1 jam yang lalu
Venezuela Tak Bisa Ambil...
Venezuela Tak Bisa Ambil 31 Ton Emas Batangan senilai Rp71 Triliun, Ini 3 Alasannya
3 jam yang lalu
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi...
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi Trump untuk Menghentikan Perang Iran?
5 jam yang lalu
Peretas Retas Perusahaan...
Peretas Retas Perusahaan Pertahanan Israel IMCO, Dokumen Rahasia Militer Israel Bocor
5 jam yang lalu
2 Hari Tanpa Serangan...
2 Hari Tanpa Serangan AS, Iran: Strategi Kami Adalah Pembalasan
8 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved