Israel akan bantu cari siswi korban penculikan di Nigeria
Senin, 12 Mei 2014 - 14:10 WIB
Israel akan bantu cari siswi korban penculikan di Nigeria
A
A
A
Sindonews.com – Penculikan ratusan siswi oleh militan Boko Haram di Nigeria mendapatkan perhatian besar dari dunia internasional. Bantuan pun mengalir deras ke negara tersebut, mulai dari Inggris, Amerika Serikat, Perancis hingga China menawarkan para ahli mereka untuk membantu pencarian.
Israel pun tak ketinggalan menawarkan bantuan kepada Nigeria. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu sendiri yang menawarkan bantuan kepada Presiden Nigeria, Goodluck Jonathan, yang langsung diterima Jonathan.
"Israel mengungkapkan kesedihan yang mendalam atas kejahatan terhadap anak-anak. Kami siap untuk membantu dalam menemukan anak-anak perempuan itu dan untuk melawan teror yang telah menyerang Nigeria," ungkap Netanyahu melalui sebuah pernyataan.
"Presiden Jonathan menyambut baik tawaran Perdana Menteri Netanyahu untuk mengirim tim ahli anti-terorisme Israel untuk membantu operasi pencarian dan penyelamatan yang saat ini sedang berlangsung," ungkap kantor kepresidenan Nigeria melalui sebuah pernyataan.
Sebelumnya, Inggris akan memberikan bantuan berupa pengiriman tim ahli dan memberikan citra satelit di wilayah yang diduga sebagai lokasi disekapnya ratusan siswi. Sementara Perancis mengaku akan mengirim agen keamanan untuk membantu penyelidikan.
Israel pun tak ketinggalan menawarkan bantuan kepada Nigeria. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu sendiri yang menawarkan bantuan kepada Presiden Nigeria, Goodluck Jonathan, yang langsung diterima Jonathan.
"Israel mengungkapkan kesedihan yang mendalam atas kejahatan terhadap anak-anak. Kami siap untuk membantu dalam menemukan anak-anak perempuan itu dan untuk melawan teror yang telah menyerang Nigeria," ungkap Netanyahu melalui sebuah pernyataan.
"Presiden Jonathan menyambut baik tawaran Perdana Menteri Netanyahu untuk mengirim tim ahli anti-terorisme Israel untuk membantu operasi pencarian dan penyelamatan yang saat ini sedang berlangsung," ungkap kantor kepresidenan Nigeria melalui sebuah pernyataan.
Sebelumnya, Inggris akan memberikan bantuan berupa pengiriman tim ahli dan memberikan citra satelit di wilayah yang diduga sebagai lokasi disekapnya ratusan siswi. Sementara Perancis mengaku akan mengirim agen keamanan untuk membantu penyelidikan.
(esn)