Rp3,5 M untuk info keberadaan 276 siswi Nigeria yang diculik
Kamis, 08 Mei 2014 - 14:24 WIB
Rp3,5 M untuk info keberadaan 276 siswi Nigeria yang diculik
A
A
A
Sindonews.com – Nigeria yang frustasi karena belum berhasil menyelamatkan 276 siswi yang diculik Boko Haram kini menawarkan hadiah sebesar 50 juta naira atau sekitar USD300.000 (Rp3,5 miliar).Hadiah itu akan diberikan kepada siapa pun yang bisa memberikan informasi keberadaan penculik dan para sandera.
Tawaran hadiah itu disampikan kepolisian Nigeria untuk informasi yang kredibel. Tawaran hadiah itu disampaikan, setelah Boko Haram mengancam akan menjual ratusan siswi yang mereka culik untuk dijadikan budak pemuas nafsu. (Baca: 270 siswi Nigeria yang diculik akan dijadikan budak nafsu)
Penculikan massal itu terjadi bulan lalu oleh kelompok militan Boko Haram. Amerika Serikat dan Perancis telah menawarkan bantuan tim khusus kepada Nigeria untuk membantu upaya pencarian para sandera. (Baca: Buru penculik ratusan siswi, tim ahli AS dikerahkan ke Nigeria)
”Sebuah tim khusus dengan semua sumber daya yang kami miliki akan membantu Nigeria dalam mencari gadis-gadis remaja (yang diculik),” kata Menteri Luar Negeri Perancis, Laurent Fabius, seperti dilansir Reuters, Kamis (8/5/2014).
Inggris juga akan mengirimkan tim kecil ahli mereka ke Nigeria untuk membantu menemukan para sandera. Downing Street, juru bicara Perdana Menteri David Cameron, mengatakan, tim akan berkonsentrasi pada perencanaan, koordinasi dan saran kepada pemerintah Nigeria, bukan beroperasi di lapangan.”Tim akan terbang ke Nigeria sesegera mungkin,” kata Street.
Presiden Nigeria, Goodluck Jonathan, menerima tawaran bantuan dari beberapa negara tersebut. Dia berharap para sandera bisa segera ditemukan. Jonathan telah menuai kritik pedas dari rakyatnya, karena dianggap lamban dalam menyelamatkan ratusan siswi yang diculik. (Baca juga: Ratusan siswi diculik, presiden Nigeria tak berdaya)
Tawaran hadiah itu disampikan kepolisian Nigeria untuk informasi yang kredibel. Tawaran hadiah itu disampaikan, setelah Boko Haram mengancam akan menjual ratusan siswi yang mereka culik untuk dijadikan budak pemuas nafsu. (Baca: 270 siswi Nigeria yang diculik akan dijadikan budak nafsu)
Penculikan massal itu terjadi bulan lalu oleh kelompok militan Boko Haram. Amerika Serikat dan Perancis telah menawarkan bantuan tim khusus kepada Nigeria untuk membantu upaya pencarian para sandera. (Baca: Buru penculik ratusan siswi, tim ahli AS dikerahkan ke Nigeria)
”Sebuah tim khusus dengan semua sumber daya yang kami miliki akan membantu Nigeria dalam mencari gadis-gadis remaja (yang diculik),” kata Menteri Luar Negeri Perancis, Laurent Fabius, seperti dilansir Reuters, Kamis (8/5/2014).
Inggris juga akan mengirimkan tim kecil ahli mereka ke Nigeria untuk membantu menemukan para sandera. Downing Street, juru bicara Perdana Menteri David Cameron, mengatakan, tim akan berkonsentrasi pada perencanaan, koordinasi dan saran kepada pemerintah Nigeria, bukan beroperasi di lapangan.”Tim akan terbang ke Nigeria sesegera mungkin,” kata Street.
Presiden Nigeria, Goodluck Jonathan, menerima tawaran bantuan dari beberapa negara tersebut. Dia berharap para sandera bisa segera ditemukan. Jonathan telah menuai kritik pedas dari rakyatnya, karena dianggap lamban dalam menyelamatkan ratusan siswi yang diculik. (Baca juga: Ratusan siswi diculik, presiden Nigeria tak berdaya)
(mas)