Diminta tunda kemerdekaan, separatis Ukraina timur pikir-pikir

Kamis, 08 Mei 2014 - 09:26 WIB
Diminta tunda kemerdekaan,...
Diminta tunda kemerdekaan, separatis Ukraina timur pikir-pikir
A A A
Sindonews.com – Kelompok separatis di Ukraina timur yang pro-Moskow mengaku menghormati Presiden Rusia, Vladimir Putin. Termasuk seruan Putin agar referendum kemerdekaan di Ukraina timur ditunda.

Seorang pemimpin separatis Ukraina timur pro-Moskow, Denis Pushilin, mengatakan, pihaknya akan berpikir ulang atau mempertimbangkan seruan Putin. Hari ini (8/5/2014) mereka akan menggelar pertemuan “majelis rakyat” untuk membahas seruan Putin. (Baca: Putin minta kemerdekaan Ukraina timur ditunda, Kiev tak puas)

”Kami hormat kepada Presiden Putin. Jika dia menganggap bahwa (penundaan referendum kemerdekaan) diperlukan, kita tentu akan mendiskusikannya,” kata Pushilin kepada Reuters di Donetsk.

Menurutnya, di Donetsk, Ukraina timur terdapat 1 juta warga yang siap merdeka dari Kiev. Bahkan rakyat di Donetsk sudah menyiapkan nama negaranya jika referendum kemerdekaan benar-benar digelar pada Minggu (11/5/2014) nanti. Nama negara yang disiapkan adalah ”Republik Rakyat Donetsk”.

Sebelumnya, Presiden Putin telah menyerukan kepada kelompok separatis pro-Moskow di Ukraina timur untuk menunda referendum kemerdekaan. Namun, Putin juga menekan Ukraina untuk menghentikan operasi militer yang menewaskan sejumlah warga etnis Rusia di Ukraina timur dan tenggara.

”Kami menyerukan kepada wakil-wakil dari Ukraina timur dan tenggara pendukung federasi, untuk menunda referendum yang direncanakan digelar 11 Mei 2014,” kata Putin yang juga minta agar dialog nasional antara pihak berwenang Ukraina di Kiev dan kelompok separatis pro-Moskow digelar. (Baca juga: Ukraina timur ingin merdeka, Amerika gerah)
(mas)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Krisis Energi di Eropa...
Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Waspadai Pelemahan Ekspor...
Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Krisis Ukraina: Biden...
Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Berita Terkini
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
31 menit yang lalu
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
1 jam yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
2 jam yang lalu
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
3 jam yang lalu
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
4 jam yang lalu
Mojtaba Khamenei Murka!...
Mojtaba Khamenei Murka! Kuwait dan Bahrain Dihujani Drone dan Rudal Iran
5 jam yang lalu
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved