Balas ancaman, AS sebut kapal Iran bisa karam dalam 50 detik

Rabu, 07 Mei 2014 - 14:40 WIB
Balas ancaman, AS sebut...
Balas ancaman, AS sebut kapal Iran bisa karam dalam 50 detik
A A A
Sindonews.com – Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) atau Pentagon, meledek ancaman Komandan Garda Revolusi Iran. Ancaman yang dimaksud adalah, klaim bahwa kekuatan maritim Iran mampu menghancurkan sebuah kapal AS dalam waktu 50 detik.

Pentagon mengatakan, klaim ancaman itu hanya bualan dari Komandan Garda Revolusi Iran. Juru bicara Pentagon, Kolonel Steve Warren tidak peduli dengan bualan dari musuh bebuyutan AS itu. Warren pun membalas ancaman dari Laksamana Garda Revolusi Iran (IRGC), Ali Fedawi. (Baca: AL Iran cuma butuh 50 detik untuk hancurkan kapal AS)

Warren tidak percaya klaim Fedawi bahwa kapal kecil Iran dilengkapi rudal torpedo canggih yang bisa menghancurka kapal perang AS dalam tempo 50 detik. Dia mengaku telah melihat kemampuan kapal Iran di pelabuhan Bandar Abbas melalui citra satelit.

Menurutnya, justru kapal perang AS yang bisa mengkaramkan kapal Iran. ”Dugaan saya adalah (kapal Iran) bisa tenggelam dalam 50 detik,” ucap Warren seperti dilansir Military.

Balasan Warren itu muncul berseleng beberapa jam setelah Fedawi menyampaikan kemampuan maritim Iran. Seperti diberitakan sebelumnya, Fedawi mengklaim angkatan laut Iran sedang membangun replika Nimitz untuk praktek sasaran meriam.

Selain itu, maritim Iran memiliki peralatan canggih yang tidak diketahui banyak pihak. Yakni kemampuan rudal torpedo. “Orang-orang Amerika dan seluruh dunia tahu bahwa salah satu tujuan operasional kekuatan Angkatan Laut Garda Revolusi adalah penghancuran Angkatan Laut Amerika Serikat,” katanya kepada media Iran, Fars, Selasa (6/5/2014).

Fedawi tidak akan mengungkap kemampuan yang maritim Iran yang sebenarnya.”Kemampuan ini akan diungkapkan kemudian dalam rangka untuk mencegah musuh atau saat di medan perang,” ujarnya. ”Musuh yang bersangkutan (bahkan) hanya tahu sedikit informasi yang mereka miliki tentang kemampuan kami,” imbuh dia.
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
22 menit yang lalu
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
1 jam yang lalu
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
2 jam yang lalu
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
3 jam yang lalu
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
4 jam yang lalu
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
4 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved