Ukraina perluas operasi pembersihan separatis pro Rusia

Minggu, 04 Mei 2014 - 19:11 WIB
Ukraina perluas operasi...
Ukraina perluas operasi pembersihan separatis pro Rusia
A A A
Sindonews.com – Pemerintah Ukraina pada Minggu (4/5/2014) menyatakan, pihaknya akan memperluas operasi anti-teroris guna melawan dan membersihkan pemberontak pro Rusia yang berada di Ukraina timur.

Hal ini diutarakan ketika negara tersebut sedang menandai hari berkabung kedua setelah insiden kekerasan yang menewaskan lebih dari 50 orang di Odessa. Sebelumnya, Presiden Interim Oleksandr Turchynov menyatakan dua hari berkabung terhitung hingga Sabtu (3/5/2014) kemarin.

“Angkatan Bersenjata akan memperluas aktifasi operasi anti teror di kota-kota lain, di mana ekstremis dan teroris melakukan kegiatan ilegal," ungkap Kepala Keamanan Nasional dan Dewan Pertahanan, Andriy Parubiy, seperti dilansir Channel News Asia.

Pemerintah Rusia sendiri dari jauh-jauh hari menyatakan, penggunaan kekuatan militer di Ukraina timur tidak akan menyelesaikan masalah. Rusia sendiri sudah menyiagakan pasukannya di perbatasan jikalau memang Ukraina benar-benar menggunakan kekuatan milter penuh untuk melawan para pemberontak pro Rusia.

Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov sendiri sudah meminta bantuan kepada rekannya Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, John Kerry untuk menuntut Washington menggunakan pengaruhnya atas Kiev untuk menghentikan apa yang Rusia sebut sebagai perang melawan rakyatnya sendiri.
(esn)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Krisis Energi di Eropa...
Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Waspadai Pelemahan Ekspor...
Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Krisis Ukraina: Biden...
Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Berita Terkini
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
11 menit yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
1 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
3 jam yang lalu
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
4 jam yang lalu
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
4 jam yang lalu
Infografis
7 Rudal Jelajah Terkuat...
7 Rudal Jelajah Terkuat di Dunia, Misil-Misil Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved