Pertumpahan darah kembali pecah di Ukraina, puluhan tewas

Sabtu, 03 Mei 2014 - 08:18 WIB
Pertumpahan darah kembali...
Pertumpahan darah kembali pecah di Ukraina, puluhan tewas
A A A
Sindonews.com – Perang saudara antara massa pro-otonomi atau pro-Rusia dan massa pro-Kiev kembali pecah di Odessa, Ukraina tenggara. Data sementara tercatat 31 orang tewas dalam pertumpahan darah itu.

Korban tewas yang sebagian besar dari massa pro-otonomi berjatuhan ketika gedung serikat buruh di Odessa, tempat mereka berkumpul dibakar massa pro-Kiev. Sejumlah laporan melansir data korban tewas yang berbeda-beda. Ada yang menyebut korban tewas mencapai 40-an jiwa, ada pula yang menyatakan 38 jiwa.

Namun, Kementerian Dalam Negeri Ukraina secara resmi menyatakan korban tewas sebanyak 31 orang. Beberapa korban, dilaporkan ada yang dibakar hingga tewas, lainnya karena gagal melarikan diri dari dalam gedung yang dibakar.

Menurut kementerian itu , pada Jumat terjadi kebuntuan antara massa dua kubu. Pertumpahan darah dimulai ketika massa massa pro-Kiev menyerbu tenda-tenda massa anti-Kiev. Aksi berlanjut dengan pembakaran gedung serikat buruh.

Rusia disalahkan

Pembakaran gedung itu berselang beberapa jam setelah operasi militer besar-besaran diluncurkan militer Ukraina di Slavyanks. Presiden interim Ukraina, Oleksandr Turchynov mengatakan banyak kelompok separatis pro-Rusia telah tewas dalam operasi militer. (Baca: Operasi militer besar-besaran, 2 helikopter Ukraina ditembak jatuh)

Wakil Menteri Luar Negeri Ukraina, Danylo Lubkivsky kepada BBC menyesalkan pertumpahan darah yang menyebabkan banyak nyawa melayang. Dia menyalahkan pihak Rusia dalam perang saudara kali ini.

”Situasi masih terkendali. Tapi situasi keamanan terancam oleh agen khusus Rusia,” katanya, seperti dilansir Reuters, Sabtu (3/5/2014). Sebaliknya, pihak Rusia tak terima dengan tuduhan itu, dan menyalahkan balik pihak Pemerintah Ukraina.
(mas)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Krisis Energi di Eropa...
Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Waspadai Pelemahan Ekspor...
Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Krisis Ukraina: Biden...
Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Berita Terkini
Peretas Retas Perusahaan...
Peretas Retas Perusahaan Pertahanan Israel IMCO, Dokumen Rahasia Militer Israel Bocor
27 menit yang lalu
2 Hari Tanpa Serangan...
2 Hari Tanpa Serangan AS, Iran: Strategi Kami Adalah Pembalasan
3 jam yang lalu
Teror Israel di Tepi...
Teror Israel di Tepi Barat Makin Mencekam, Mesir dan Spanyol Marah Besar!
4 jam yang lalu
Meski Wilayahnya Dicaplok...
Meski Wilayahnya Dicaplok Zionis, Presiden Suriah Tidak Tertarik Perang Melawan Israel
4 jam yang lalu
Drone Kamikaze Rusia...
Drone Kamikaze Rusia Hujani Kapal dan Pelabuhan Ukraina
6 jam yang lalu
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
7 jam yang lalu
Infografis
18 Kolonel AD Pecah...
18 Kolonel AD Pecah Bintang usai Promosi Jabatan di Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved