Perang sipil pecah, Ukraina timur mencekam

Kamis, 24 April 2014 - 17:38 WIB
Perang sipil pecah,...
Perang sipil pecah, Ukraina timur mencekam
A A A
Sindonews.com - Pertempuran antara pasukan Ukraina dan kelompok demonstran bersenjata pro-Rusia meletus di luar Slavyansk, sebuah kota di Ukraina timur, Kamis (24/4/2014). Perang sipil itu membuat suasana di Ukraina timur mencekam, di mana rata-rata toko dan sekolah ditutup.

Tentara Ukraina mengerahkan tank-tank tempur dan kendaraan lapis baja untuk menembus kota yang didominasi kelompok demonstran anti-pemerintah baru Ukraina.

Menurut Kementerian Dalam Negeri Ukraina, setidaknya lima penjaga pertahanan diri telah tewas dan satu polisi terluka setelah operasi anti-teroris yang memicu perang sipil diluncurkan pemerintah di berbagai kota di Ukraina timur.

Tiga pos pemeriksaan yang dibangun para demonstran anti-pemerintah baru Ukraina telah hancur. Seorang saksi di lavyansk menyatakan, pasukan pertahanan diri membakar ban untuk menghambat laju kendaraan infanteri dari Kiev ke kota-kota di Ukraina timur.

Lepaskan tembakan

Pasukan Ukraina juga mendapat perlawanan sengit dari kelompok demonstran bersenjata pro-Rusia. Stasiun televisi Rossiya-24 melaporkan, tiga kendaraan infanteri militer Ukraina “dipukul” mundur. Sedangkan polisi dengan pengeras suara memperingatkan masyarakat setempat untuk tidak terlibat dalam aksi kekerasan.

Stasiun televisi itu menambahkan, ada serangan secara lambat oleh pasukan Ukraina di Slavyansk. ”Sekarang kendaraan lapis baja dan pasukan khusus sudah bergerak sekitar 10 km dari kota,”bunyi laporan Rossiya 24, langsung dari wilayah Slavyansk.

Setidaknya tiga penembak jitu dari tentara Ukraina siaga di barikade. Seorang warga setempat mengatakan, penembak jitu melepaskan tembakan ketika salah satu wartawan mencoba mendekati barikade.

Walikota Slavyansk, Vyacheslav Ponomarev mengatakan, dua gelombang kendaraan lapis baja tentara Ukraina tengah bergerak menuju Slavyansk. Kelompok demonstran bersenjata atau pasukan pertahanan diri, justru menyebut pertempuran sudah berlangsung.

“Sekitar 40 menit lalu pertempuran dimulai di pinggiran Slavyansk,” kata salah satu pemimpin pasukan pertahanan diri, Miroslav Rudenko kepada Interfax . “Kami memeriksa laporan satu tewas dan satu luka-luka. Ada penembakan di sejumlah pos pemeriksaan di beberapa wilayah di Slavyansk.”
(mas)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Waspadai Pelemahan Ekspor...
Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Krisis Energi di Eropa...
Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Krisis Ukraina: Biden...
Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Berita Terkini
Militer China Mempromosikan...
Militer China Mempromosikan 2 Jenderal Baru setelah Banyak yang Dipecat karena Korupsi
28 menit yang lalu
Badai Ganas Ancam Gagalkan...
Badai Ganas Ancam Gagalkan Pidato Trump di Hari Kemerdekaan AS, Ribuan Orang Berhamburan Kabur
1 jam yang lalu
Takut Ditangkap, Menteri...
Takut Ditangkap, Menteri Israel Itamar Ben-Gvir Dilaporkan Batal Terbang ke New York
1 jam yang lalu
Ayat Al-Quran tentang...
Ayat Al-Qur'an tentang Perang Badar dalam Seremoni Pemakaman Khamenei, Pujian atau Ejekan untuk Arab Saudi?
2 jam yang lalu
Giliran Lithuania Akan...
Giliran Lithuania Akan Cabut Larangan Senjata Nuklir, Rusia Makin Terancam
3 jam yang lalu
Rusia Sebut Selat Hormuz...
Rusia Sebut Selat Hormuz Adalah 'Senjata Nuklir'-nya Iran
4 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved