Jejak fedofil dunia William James Vahey di JIS

Rabu, 23 April 2014 - 14:40 WIB
Jejak fedofil dunia...
Jejak fedofil dunia William James Vahey di JIS
A A A
Sindonews.com – Kasus kekerasan seksual terhadap bocah TK di Jakarta Internasional School (JIS) juga disorot FBI. Sebab, sosok pelaku fedofil dunia, William James Vahey ternyata pernah mengajar di JIS.

William James Vahey bunuh diri di Luverne, Minnesota, bulan lalu, dua hari setelah seorang hakim federal di Houston mengatakan bahwa pemerintah Amerika Serikat bisa mencari salah satu foto korban Vahey.

Data di FBI menyebut, ada 90 anak yang diduga menjadi korban Vahey. Salah satu foto menunjukkan seorang anak laki berusia 12 hingga 14 tahun dalam kondisi tertidur diduga menjadi korban Vahey. ”Ini adalah salah satu dari dugaan ‘predator’ yang paling produktif yang pernah kami lihat,” kata agen FBI di Houston, Shauna Dunlap, seperti dilansir CNN.

Sindonews mengakes website resmi FBI, yakni fbi.gov, Rabu (23/4/2014), di mana terdapat nama dan data riwayat Vahey. Dia terakhir mengajar di Nikaragua dari Agustus 2013 sampai dengan 11 Maret 2014, dua hari sebelum ia bunuh diri.

FBI mengatakan, bahwa ketika Vahey dihadapkan dengan foto-foto yang diduga menjadi korbannya dia mengakuinya.”(Dia) mengaku menganiaya anak laki-laki sepanjang hidupnya dan ia memberikan anak-anak obat tidur sebelum dianiaya,” ujar Dunlap.

Sedangkan jejak Vahey di JIS, tercatat sebagai pengajar di JIS pada tahun 1992-2002. (Baca: Fedofil buronan FBI pernah mengajar di JIS) Berikut jejak Vahey yang dilansir FBI secara lengkap.

-Mengajar di Amerika Nikaragua School di Managua, Nikaragua (2013-2014).

-Mengajar di Southbank International School di London , Inggris (2009-2013).

-Mengajar di Escuela Campo Alegre di Caracas , Venezuela (2002-2009).

-Mengajar di Jakarta International School di Jakarta , Indonesia (1992-2002).

-Mengajar di Saudi Aramco Sekolah di Dhahran , Arab Saudi (1980-1992).

-Mengajar di American Community School di Athena , Yunani (1978-1980).

-Mengajar di Passargad School di Ahwaz , Iran (1976-1978).

-Mengajar di American School of Madrid di Spanyol (1975-1976).

-Mengajar di American Community School of Beirut di Lebanon (1973-1975).

-Mengajar di Tehran American School di Iran (1972-1973).

FBI minta siapa pun yang memiliki informasi tentang korban Vahey untuk melaporkannya ke e-mail [email protected] atau menghubungi kantor FBI lokal dan Kedutaan Besar AS setempat.
(mas)
Berita Terkait
Tetap Bangga, Suporter...
Tetap Bangga, Suporter Lantunkan Nyanyian Terima Kasih untuk Timnas Indonesia U-23
Viral ! Suporter Timnas...
Viral ! Suporter Timnas Indonesia U-23 Salat Berjamaah Sebelum Lawan Australia
Indonesia jadi Tuan...
Indonesia jadi Tuan Rumah Forum Indonesia-Afrika
Omicron Masuk Indonesia,...
Omicron Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog Universitas Indonesia
Jokowi Janji ke Timnas...
Jokowi Janji ke Timnas RI untuk Buatkan Training Center
Lezatnya Aneka Kuliner...
Lezatnya Aneka Kuliner Jawa di Event Warisan Budaya Indonesia
Berita Terkini
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
49 menit yang lalu
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
3 jam yang lalu
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
6 jam yang lalu
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
7 jam yang lalu
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
8 jam yang lalu
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
9 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved