AS beber bukti foto pasukan Rusia berulah di Ukraina

Selasa, 22 April 2014 - 09:38 WIB
AS beber bukti foto...
AS beber bukti foto pasukan Rusia berulah di Ukraina
A A A
Sindonews.com - Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, merilis foto-foto yang berasal dari diplomat Ukraina. Foto-foto itu menunjukkan, bahwa kelompok separatis bersenjata di Ukraina timur adalah perwira militer atau intelijen Rusia.

Bukti terbaru itu akan menjadi “amunisi” AS untuk menekan Rusia yang selama ini menyangkal jika pasukannya berulah di Ukraina timur. Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Jen Psaki, mengatakan foto-foto itu sudah tersebar, baik ke media internasional maupun di media sosial seperti Twitter.

“(Foto) menunjukkan baik individu atau tanda-tanda lain terkoneksi antara Rusia dan beberapa militan bersenjata di timur Ukraina,” kata Psaki. ”Jadi ini hanya bukti lebih lanjut dari hubungan antara Rusia dan militan bersenjata (di Ukraina timur).”

Laman BBC, semalam (21/4/2014) melaporkan, serangkaian foto itu bersumber dari diplomat Ukraina untuk Washington. Foto-foto itu juga diberikan kepada Organisasi untuk Keamanan dan Kerja Sama di Eropa (OSCE) yang memantau gencatan senjata di Ukraina timur.

Cirikhas pasukan Rusia

Salah satu foto menunjukkan seorang pria bersenjata dengan cirikhas berjanggut merah dengan lencana pasukan khusus Rusia. Pria itu pernah muncul dalam krisis Georgia pada tahun 2008.

“Kita melihat orang yang sama dengan janggut sedikit kelabu dalam foto yang diambil baru-baru ini di sebuah kantor polisi di Kramatorsk yang dikuasai kelompok militan separatis,” katanya. Orang-orang dalam foto itu juga sama dengan orang yang berulah di Slavyansk pada tanggal 14 April 2014.

Hingga foto-foto itu dirilis, pihak Rusia belum memberikan konfirmasi maupun bantahan. Namun, Presiden Rusia, Vladimir Putin, pernah menepis tudingan bahwa pasukan Rusia berulah di Ukraina timur. ”Tidak ada unit pasukan Rusia, pasukan layanan khusus atau instruktur di Ukraina timur,” kata Putin.

Sedangan Panglima Tertinggi NATO di Eropa, Jenderal Philip Breedlove, percaya bahwa pasukan Rusia memang beroperasi di Ukraina timur. ”Senjata dan peralatan yang mereka bawa adalah peralatan militer Rusia, dan jika warga sipil tidak mungkin bisa mendapatkan jumlah senjata militer yang besar,” katanya.
(mas)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Krisis Energi di Eropa...
Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Waspadai Pelemahan Ekspor...
Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Krisis Ukraina: Biden...
Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Berita Terkini
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
31 menit yang lalu
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
1 jam yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
2 jam yang lalu
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
3 jam yang lalu
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
4 jam yang lalu
Mojtaba Khamenei Murka!...
Mojtaba Khamenei Murka! Kuwait dan Bahrain Dihujani Drone dan Rudal Iran
5 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved