Snowden ragukan bantahan Putin jika Rusia tak menyadap

Sabtu, 19 April 2014 - 13:45 WIB
Snowden ragukan bantahan...
Snowden ragukan bantahan Putin jika Rusia tak menyadap
A A A
Sindonews.com – Bekas kontraktor National Security Agency (NSA) Edward Joseph Snowden, membela prinsipnya untuk mempertanyakan, apakah Rusia juga melakukan penyadapan global seperti Amerika Serikat.

Pertanyaan yang diajukan Snowden secara langsung kepada Presiden Rusia, Vladimir Putin itu telah disangkal dengan alasan Rusia memiliki aturan hukum ketat, di mana intelijen tidak bisa sembarangan menyadap.

Namun, Snowden ragu dengan sangkalan Putin. Adegan Snowden di stasiun televisi Rusia yang bertanya langsung kepada Putin, sempat membuat Presiden Rusia itu terkejut.

Status Snowden saat ini adalah buronan Amerika Serikat (AS) setelah dia membocorkan dokumen penyadapan global NSA. Snowden kini bersembunyi di Rusia setelah mendapatkan suaka setahun dari Putin.

Dalam sebuah komentar yang dirilis Guardian, semalam (18/4/2014), Snowden menyatakan keraguannya atas bantahan Putin jika Rusia tidak melakukan penyadapan dalam skala besar terhadap rakyatnya sendiri.”Pertanyaan-pertanyaan itu dimaksudkan untuk mengundang konsesi penting atau bantahan yang jelas,” tulis Snowden.

Semula Snowden mengajukan pertanyaan sederhana kepada Putin.”Apakah (negara Anda) menyadap, menganalisa, dan menyimpan jutaan catatan komunikasi individu?,” tanya Snowden kepada Putin.

Bantahan Putin

Putin yang kaget dengan pertanyaan Snowden menjawab; ”Anda seorang mantan agen intelijen, saya juga agen intelijen, mari kita gunakan istilah profesional,” jawab Putin kepada Snowden, yang disambut tepuk tangan dari pemirsa televisi Rusia.

Putin pun melanjutkan jawaban sanggahan atas kecurigaan Snowden itu. ”Pertama-tama, kita memiliki hukum ketat yang mengatur penggunaan sarana khusus, termasuk untuk memonitor percakapan telepon atau internet oleh intelijen. Peraturan ini membuat (intelijen) perlu mendapat perintah pengadilan untuk melakukan penyadapan terhadap individu. Itu sebabnya kita tidak bisa melakukan penyadapan massal, dan kita tidak (melakukannya) sesuai dengan hukum kita,” sangkal Putin.

Snowden mengatakan, bantahan di awal seperti itu mirip dengan sikap Obama ketika membantah bahwa NSA melakukan penyadapan global, sebelum akhirnya bukti tidak bisa dibantah lagi.
(mas)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
46 menit yang lalu
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar 2 Masjid Bersejarah di Tepi Barat, Hamas: Lanjutkan Jalan Perlawanan
1 jam yang lalu
Setelah 13 Hari Menyerang...
Setelah 13 Hari Menyerang Iran, Trump Tunda Invasi Udara, Ini 5 Pertimbangannya
3 jam yang lalu
30.000 Tentara Korea...
30.000 Tentara Korea Utara Akan Dikirim ke Perang Ukraina
3 jam yang lalu
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
5 jam yang lalu
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
5 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved