Paska perjanjian Jenewa, operasi militer tetap berlangsung di Ukraina timur

Jum'at, 18 April 2014 - 18:10 WIB
Paska perjanjian Jenewa,...
Paska perjanjian Jenewa, operasi militer tetap berlangsung di Ukraina timur
A A A
Sindonews.com – Operasi anti teroris guna membersihkan para separatis pro Rusia yang menduduki gedung-gedung pemerintahana masih tetap berlangsung paska perjanjian Jenewa.

"Operasi anti-teroris masih berlangsung dan untuk berapa lama, tergantung pada berapa lama teroris tetap berada di negara kami, " ungkap Marina Ostapenko, juru bicara Layanan Keamanan Negara Ukraina (SBU), seperti dilansir Reuters, Jumat (18/4/2014).

Perjanjian yang disepakati oleh Amerika Serikat, Uni Eropa, Rusia dan Ukraina itu berisikan tentang pemulihan keamanan di Ukraina, pelucutan senjata dan pengosongan gedung yang diduduki oleh para separtis pro Rusia di Ukraina timur.

Sementara itu, kelompok separatis sendiri belum mau meninggalkan gedung, karena mereka merasa keamanan mereka belum terjamin jika mereka menyerah dan meninggalkan gedung-gedung pemerintahan yang mereka duduki.

Sepertinya, realiasi dari perjanjian tersebut masih akan sulit terlaksana, mengingat tidak adanya kepercayaan antara pihak separatis pro Rusia dengan pasukan keamanan dan sebaliknya.
(esn)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Krisis Energi di Eropa...
Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Waspadai Pelemahan Ekspor...
Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Krisis Ukraina: Biden...
Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
24 menit yang lalu
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
1 jam yang lalu
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
2 jam yang lalu
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
3 jam yang lalu
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
4 jam yang lalu
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
5 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved