Singgung Muslim, Pangeran Charles tolak dukung Salman Rusdhie

Selasa, 15 April 2014 - 09:48 WIB
Singgung Muslim, Pangeran...
Singgung Muslim, Pangeran Charles tolak dukung Salman Rusdhie
A A A
Sindonews.com – Calon pewaris takhta Kerajaan Inggris, Pengeran Charles, menolak untuk mendukung Salman Rushdie. Sebab, karya Rusdhie berjudul “The Satanic Verses” (Ayat-sayat setan) telah menyinggung umat Muslim.

Salman Rushdie telah difatwa mati oleh para ulama Muslim tahun 1989 setelah menerbitkan novel yang menyinggung umat Muslim sedunia itu. Rusdhie lantas bersembunyi di Inggris, karena nyawanya merasa terancam.

Dalam sebuah artikel untuk Vanity Fair, penulis yang juga teman Rusdhie,Martin Amis, mengklaim bahwa pandangan Pangeran Charles menolak untuk mendukung Rusdhie. Alasannya, penulis itu menghina keyakinan orang lain terlalu dalam.

“Di belakang, Pangeran Charles menolak untuk mendukung Salman Rusdhie ketika fatwa (mati) itu muncul atas novel ‘The Satanic Verses’, karena dia pikir novel itu menyinggung umat Muslim,” kata Amis semalam (14/4/2014) seperti dilansir Mail Online.

Salah satu fatwa mati untuk Rusdhie pernah dikeluarkan ulama Iran, Ayatollah Ruhollah Khomeini atas publikasi “The Satanic Verses”. Novel itu dianggap menghina Nabi Muhammad dan Alquran.

Setelah fatwa itu muncul, gelombang pembakaran buku di Inggris bermunculan. Juga disertai kerusuhan di berbagai negara Muslim, dengan korban jiwa mencapai 60 orang dan ratusan lainnya luka-luka.

Dalam artikel di majalah Vanity Fair, Amis menceritakan pengalaman kemarahan Pangeran Charles atas novel karya Rusdhie itu. Dia pun mengakui kejujuran sikap Charles. ”Saya bertengkar dengan Pangeran Charles pada sebuah pesta makan malam kecil,” katanya.

”Dia (Charles) bilang, ‘maafkan saya, tetapi jika seseorang menghina keyakinan orang lain terlalu dalam,, maka baiknya, bla bla bla...’,” lanjut Amis yang menggambarkan penolakan dukungan Pangeran Charles terhadap Rusdhie.

Amis mengaku saat itu mencoba memberikan penjelasan soal karya Rusdhie itu. ”Saya mengatakan bahwa novel itu tidak bermaksud untuk menghina siapa pun,” kata Amis kepada Charles. Tapi pangeran Inggris itu tetap pada sikapnya, bahwa novel Salman Rusdhie telah menyinggung keyakinan orang lain.
(mas)
Berita Terkait
Belajar Bahasa Inggris...
Belajar Bahasa Inggris Sambil Mancing di Kampung Inggris Sawangan
Kerajaan Inggris Resmi...
Kerajaan Inggris Resmi Deklarasikan Charles III sebagai Penguasa Inggris
PM Inggris Rishi Sunak...
PM Inggris Rishi Sunak Disebut Tidak Tersentuh
Otoritas Italia Perketat...
Otoritas Italia Perketat Prokes Fans Inggris Jelang Laga Ukraina vs Inggris
Kampung Inggris Kediri...
Kampung Inggris Kediri Sabet Dua Rekor MURI
Prabowo Bertemu PM Inggris...
Prabowo Bertemu PM Inggris Keir Starmer, Bahas Peningkatan Kerja Sama Indonesia-Inggris
Berita Terkini
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
16 menit yang lalu
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
41 menit yang lalu
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
1 jam yang lalu
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
1 jam yang lalu
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Berturut-turut saat Harga Minyak Melonjak
2 jam yang lalu
Tembak Jatuh Helkopter...
Tembak Jatuh Helkopter Apache AS, Ini Pesan yang Hendak Disampaikan Iran
4 jam yang lalu
Infografis
Gubernur Muzakir Manaf,...
Gubernur Muzakir Manaf, Mantan Panglima GAM yang Tolak 4 Pulau Aceh Masuk Sumut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved