Rusia desak AS jelaskan maksud kunjungan CIA ke Kiev
Senin, 14 April 2014 - 21:32 WIB
Rusia desak AS jelaskan maksud kunjungan CIA ke Kiev
A
A
A
Sindonews.com – Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov pada Senin (14/4/2014) mendesak Washington untuk menjelaskan laporan media Rusia yang menyatakan bahwa Direktur CIA, John Brennan mengunjungi ibukota Ukraina.
Seperti dilansir Channel News Asia, Lavrov juga menuduh Barat memiliki standar ganda atas krisis di Ukraina, di mana protes di Ukraina timur menyebabkan kekerasan baru pada akhir pekan.
"Kita bisa ingat ketika kekerasan di Maidan (Independence Square di Kiev) yang berakhir dengan puluhan luka dan puluhan kematian yang disebut demokrasi, sementara protes damai yang sedang berlangsung sekarang di Ukraina timur disebut terorisme," ungkap Lavrov.
Lavrov membantah bahwa anggota pasukan khusus Rusia (FSB) atau dinas intelijen militer (GRU) beroperasi di Ukraina timur. "Kami tidak ikut campur dalam urusan dalam negeri Ukraina. Ini bertentangan dengan kepentingan kita," tegas Lavrov.
Ketika ketegangan meningkat menjelang pembicaraan empat arah tentang krisis Ukraina Kamis mendatang, Lavrov mengatakan, Rusia hanya ingin memahami arti laporan tentang kunjungan mendesak direktur CIA ke Kiev.
Kantor berita Interfax mengutip salah satu sumber di parlemen Ukraina dan melaporkan pada hari Minggu (13/4/2014) bahwa direktur CIA telah mengunjungi Kiev pada akhir pekan untuk mengadakan pembicaraan dengan para pemimpin Ukraina.
Seperti dilansir Channel News Asia, Lavrov juga menuduh Barat memiliki standar ganda atas krisis di Ukraina, di mana protes di Ukraina timur menyebabkan kekerasan baru pada akhir pekan.
"Kita bisa ingat ketika kekerasan di Maidan (Independence Square di Kiev) yang berakhir dengan puluhan luka dan puluhan kematian yang disebut demokrasi, sementara protes damai yang sedang berlangsung sekarang di Ukraina timur disebut terorisme," ungkap Lavrov.
Lavrov membantah bahwa anggota pasukan khusus Rusia (FSB) atau dinas intelijen militer (GRU) beroperasi di Ukraina timur. "Kami tidak ikut campur dalam urusan dalam negeri Ukraina. Ini bertentangan dengan kepentingan kita," tegas Lavrov.
Ketika ketegangan meningkat menjelang pembicaraan empat arah tentang krisis Ukraina Kamis mendatang, Lavrov mengatakan, Rusia hanya ingin memahami arti laporan tentang kunjungan mendesak direktur CIA ke Kiev.
Kantor berita Interfax mengutip salah satu sumber di parlemen Ukraina dan melaporkan pada hari Minggu (13/4/2014) bahwa direktur CIA telah mengunjungi Kiev pada akhir pekan untuk mengadakan pembicaraan dengan para pemimpin Ukraina.
(esn)