Area sinyal mulai dikepung pesawat & kapal pencari MH370

Selasa, 08 April 2014 - 10:32 WIB
Area sinyal mulai dikepung...
Area sinyal mulai dikepung pesawat & kapal pencari MH370
A A A
Sindonews.com – Sejumlah kapal dan pesawat berdatangan dan mengepung area sinyal di Samudera Hindia yang terdeteksi kapal Australia dan China. Tim Australia sendiri menyatakan, sinyal yang terdeteksi itu hampir pasti berasal dari black box atau kotak hitam pesawat Malaysia Airlines MH370.

Media Inggris, Telegraph, pada Selasa (8/4/2014) menulis, area sinyal itu diyakini merupakan lokasi tujuan akhir pesawat MH370.”Juga merupakan (area), di mana pesawat kehabisan bahan bakar dan jatuh ke laut,” tulis media itu.

Kepala misi pencarian pesawat MH370 dari Australia, Angus Houston, mengatakan, kapal Angkatan Laut Australia telah mendeteksi dua set sinyal yang hampir pasti berasal dari kotak hitam pesawat MH370. Kendati demikian, Houston belum berani merinci lebih lanjut soal sinyal itu.”Saya ingin lebih dulu konfirmasi, sebelum kita mengatakan 'ini itu',” katanya.

Sementara itu, Chris McLaughlin, pejabat dari perusahaan satelit Inmarsat Inggris, yang membantu mengidentifikasi rute pesawat, mengatakan kepada Telepgraph, bahwa lokasi sinyal itu bertepatan dengan data rute akhir pesawat. “Kontak parsial, berlanjut dengan kondisi pesawat yang kehabisan bahan bakar dan goyah sesaat,” katanya.

Seorang mantan pilot pesawat Airways Inggris yang khusus menerbangkan pesawat tipe Boeing 777, Stephen Buzdygan, mengatakan, pesawat itu (MH370) kemungkinan besar akan meluncur ke dalam air laut. ”Tanpa bahan bakar, dengan asumsi awak tak sadarkan diri dan tidak ada yang menerbangkan pesawat, itu akan meluncur,” ujarnya.
(mas)
Berita Terkait
Eks PM Australia Ungkap...
Eks PM Australia Ungkap Sosok yang Jatuhkan Malaysia Airlines MH370, Sebut Pembunuhan-Bunuh Diri
Nur Sajat Transgender...
Nur Sajat Transgender yang Mejeng di Depan Kakbah Kini Ada di Australia
Malaysia Airlines Pembawa...
Malaysia Airlines Pembawa 211 Orang Diancam Diledakkan, Terpaksa Putar Balik ke Sydney
Malaysia Desak ASEAN...
Malaysia Desak ASEAN Sikapi Pakta Kapal Selam Nuklir Australia
Malaysia Tetap Ingin...
Malaysia Tetap Ingin Ekstradisi Nur Sajat, Transgender yang Mejeng Depan Kakbah
Prabowo Dapat Ucapan...
Prabowo Dapat Ucapan Selamat dari Para Pemimpin Dunia
Berita Terkini
Zelensky: Rusia Minta...
Zelensky: Rusia Minta Tambahan 30.000 Tentara Korea Utara untuk Perang Melawan Ukraina
5 menit yang lalu
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
31 menit yang lalu
Sebuah Mobil Tabraki...
Sebuah Mobil Tabraki Kerumunan Pawai LGBTQ, 1 Tewas, 17 Luka
1 jam yang lalu
Trump Batal Serang Iran...
Trump Batal Serang Iran Besar-besaran usai Jenderal AS Peringatkan Krisis Rudal Patriot
1 jam yang lalu
Ketika Demo Partai Kecoa...
Ketika Demo Partai Kecoa Berhasil Memaksa Menteri Pendidikan India Mundur atas Bocornya Soal Ujian
2 jam yang lalu
Mengapa Venezuela Masih...
Mengapa Venezuela Masih Tak Bisa Ambil 31 Ton Emas yang Disimpan di Bank of England?
3 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved