Tuntut referendum, massa pro-Rusia mengamuk di Ukraina

Senin, 07 April 2014 - 11:41 WIB
Tuntut referendum, massa...
Tuntut referendum, massa pro-Rusia mengamuk di Ukraina
A A A
Sindonews.com –Massa pro-Rusia mengamuk dan merusak sejumlah gedung pemerintah di Ukraina. Presiden terguling Ukraina, Viktor Yanukovych dan Presiden Rusia, Vladimir Putin dituduh sebagai perencana amukan massa itu.

Massa yang berhasil menembus penjagaan polisi telah menyerbu gedung-gedung pemerintah di tiga kota, di Ukraina timur. Yakni di Donetsk, Luhansk dan Kharkiv. Mereka menuntut referendum kemerdekaan dari pemerintah baru Ukraina.

Massa pro-Rusia bentrok dengan polisi dan mengibarkan bendera Rusia di senjumlah bangunan. Amukan massa itu bukan yang pertama kali terjadi di Ukraina timur. Aksi serupa bermunculan dengan lebih terkoordinasi.

Akibat amukan massa itu, para pejabat baru Ukraina membatalkan lawatan mereka ke luar negeri. Mereka khawatir jika Presiden Rusia, Vladimir Putin, setiap saat mengklaim bahwa Kiev telah kehilangan kontrol dari timur Ukraina, dan Rusia bisa campur tangan, seperti halnya yang terjadi di Crimea sebelumnya.

Putin sendiri pernah mengatakan, bahwa Moskow berhak melindungi warga etnis Rusia di Ukraina. Dalam aksinya, massa terus meneriakkan; ”Rusia, Rusia”.

Ihor Dyomin, juru bicara polisi kota Donetsk, mengatakan sekitar 1.000 orang telah mengambil bagian dalam penyerbuan gedung.”Sekitar 100 orang sekarang dalam gedung dan mengepung gedung,” katanya, seperti dikutip BBC, semalam (6/4/2014).

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Ukraina, Arsen Avakov menuduh Presiden Putin dan Yanukovych, sebaga biang dari gelombang separatis di Ukraina timur.

”Orang-orang yang telah berkumpul tidak banyak tetapi mereka sangat agresif. Situasi akan dikendalikan tanpa pertumpahan darah. Pendekatan pemerintah akan dilakukan kepada semua yang melawan, kepada semua yang menyerang gedung-gedung pemerintah,” tulis Avakov di halaman Facebook-nya.
(mas)
Berita Terkait
Di Tengah Perang dengan...
Di Tengah Perang dengan Ukraina, Video Rusia Unjuk Kekuatan Militer Beredar
Terjebak Perang, 9 WNI...
Terjebak Perang, 9 WNI Warga Binjai Minta Tolong Dievakuasi dari Ukraina
Kedutaan Ukraina untuk...
Kedutaan Ukraina untuk Indonesia Rilis Video Kerusakan akibat Agresi Rusia
Rusia Terus Gempur Pertahanan...
Rusia Terus Gempur Pertahanan Pasukan Ukraina di Kota Urozhainoye, Donetsk Selatan
Terjebak Perang, 9 WNI...
Terjebak Perang, 9 WNI Warga Binjai Minta Tolong Dievakuasi dari Ukraina
Rusia Menembak Jatuh...
Rusia Menembak Jatuh 2 Jet Tempur MiG-29 Angkatan Udara Ukraina di Kherson
Berita Terkini
Sebuah Mobil Tabraki...
Sebuah Mobil Tabraki Kerumunan Pawai LGBTQ, 1 Tewas, 17 Luka
24 menit yang lalu
Trump Batal Serang Iran...
Trump Batal Serang Iran Besar-besaran usai Jenderal AS Peringatkan Krisis Rudal Patriot
58 menit yang lalu
Ketika Demo Partai Kecoa...
Ketika Demo Partai Kecoa Berhasil Memaksa Menteri Pendidikan India Mundur atas Bocornya Soal Ujian
1 jam yang lalu
Mengapa Venezuela Masih...
Mengapa Venezuela Masih Tak Bisa Ambil 31 Ton Emas yang Disimpan di Bank of England?
2 jam yang lalu
AS: Turki Belum Memenuhi...
AS: Turki Belum Memenuhi Syarat untuk Memiliki Jet Tempur Siluman F-35
2 jam yang lalu
Iran Klaim Hancurkan...
Iran Klaim Hancurkan 11 Pesawat Militer dan Bunuh 200 Tentara AS, Sebut Data Pentagon Bohong
3 jam yang lalu
Infografis
Pau Cubarsi, Pemain...
Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved