Pesawat & kapal pencari MH370 serbu area sinyal
Senin, 07 April 2014 - 08:59 WIB
Pesawat & kapal pencari MH370 serbu area sinyal
A
A
A
Sindonews.com - Beberapa pesawat dan kapal pencari pesawat Malaysia Airlines MH370, pada Senin (7/4/2014) ramai-ramai menuju ke lokasi sinyal yang terdeteksi kapal China, Sabtu pekan lalu. Sinyal yang tedeteksi itu diduga sinyal kotak hitam pesawat yang hilang sejak 8 Maret 2014 tersebut.
Sejumlah pesawat dan kapal itu bergegas ke lokasi sinyal misterius, karena baterai kotak hitam pesawat MH370 sudah kritis. ”Kami kehabisan waktu terkait usia baterai (kotak hitam MH370),” kata Kepala Misi Pencarian Pesawat MH370 dari Australia, Angus Houston, seperti dikutip Reuters.
Setelah kapal China, Haixun 01, mendeteksi sinyal dengan frekuensi 37,5 kHz, yang diduga sinyal dari kotak hitam pesawat MH370, giliran kapal Australia mendeteksi sinyal serupa.
”Sinyal 37,5kHz adalah frekuensi tertentu, di mana ‘pinger locator’ beroperasi,” ujar Anish Patel, Presiden Sarasota, perusahaan pembuat kotak hitam yang berbasis di Florida. ”Ini adalah frekuensi yang sangat unik, biasanya tidak ditemukan di tengah kebisingan yang terjadi di laut,” lanjut dia.
Kapal canggih Inggris, HMS Echo, yang dilengkapi dengan peralatan sonar bawah laut juga mendatangi lokasi temuan sinyal tersebut. ”Fakta bahwa kami punya dua temuan sinyal akustik di lokasi tersebut. Ini membutuhkan investigasi total di lokasi itu,” imbuh Houston yang tidak menjamin sinyal itu benar-benar terbukti terkait pesawat MH370.
Sejumlah pesawat dan kapal itu bergegas ke lokasi sinyal misterius, karena baterai kotak hitam pesawat MH370 sudah kritis. ”Kami kehabisan waktu terkait usia baterai (kotak hitam MH370),” kata Kepala Misi Pencarian Pesawat MH370 dari Australia, Angus Houston, seperti dikutip Reuters.
Setelah kapal China, Haixun 01, mendeteksi sinyal dengan frekuensi 37,5 kHz, yang diduga sinyal dari kotak hitam pesawat MH370, giliran kapal Australia mendeteksi sinyal serupa.
”Sinyal 37,5kHz adalah frekuensi tertentu, di mana ‘pinger locator’ beroperasi,” ujar Anish Patel, Presiden Sarasota, perusahaan pembuat kotak hitam yang berbasis di Florida. ”Ini adalah frekuensi yang sangat unik, biasanya tidak ditemukan di tengah kebisingan yang terjadi di laut,” lanjut dia.
Kapal canggih Inggris, HMS Echo, yang dilengkapi dengan peralatan sonar bawah laut juga mendatangi lokasi temuan sinyal tersebut. ”Fakta bahwa kami punya dua temuan sinyal akustik di lokasi tersebut. Ini membutuhkan investigasi total di lokasi itu,” imbuh Houston yang tidak menjamin sinyal itu benar-benar terbukti terkait pesawat MH370.
(mas)