Ukraina tangguhkan kerjasama militer dengan Rusia

Jum'at, 04 April 2014 - 21:02 WIB
Ukraina tangguhkan kerjasama...
Ukraina tangguhkan kerjasama militer dengan Rusia
A A A
Sindonews.com – Deputi Pertama Perdana Menteri Ukraina, Vitaly Yarema, pada Jumat (4/4/2104), mengatakan negaranya menangguhkan kerjasama militer dengan Rusia, karena tindakan Rusia yang mengirim pasukannya ke wilayah perbatasan Ukraina.

"Perdana Menteri memutuskan untuk menghentikan kerjasama militer dengan Federasi Rusia," ungkap Yarema, seperti dilansir Xinhua.

“Meskipun kedua negara memiliki hubungan yang sangat dekat di bidang industri militer, Kiev dipaksa untuk berhenti memasok barang-barang pertahanan untuk Rusia, karena mereka dapat digunakan untuk melawan Ukraina jika ketegangan militer muncul,” Yarema menambahkan.

“Untuk menutupi kerugian yang diakibatkan karena kehilangan salah satu mitra dagangnya, yaitu Rusia, Ukraina akan mencari cara untuk mengarahkan ekspor produk militer ke negara-negara timur,” ucapnya.

Menurut para ahli lokal, ekspor militer Ukraina, termasuk senjata, radar dan mesin untuk helikopter dan pesawat, mayoritas diimpor ke Rusia. Analis militer Ukraina, Sergey Zgurets memperkirakan, Kiev mungkin kehilangan sekitar USD 600 juta per tahun akibat penangguhan kerjasama tersebut.
(esn)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Rusia Terus Gempur Pertahanan...
Rusia Terus Gempur Pertahanan Pasukan Ukraina di Kota Urozhainoye, Donetsk Selatan
Sergey Surovikin Peringatkan...
Sergey Surovikin Peringatkan Bos Tentara Bayaran Berhenti Memberontak
Kendaraan Perang Rusia...
Kendaraan Perang Rusia Melintasi Perbatasan Ukraina dari Krimea
Detik-detik Bom Rusia...
Detik-detik Bom Rusia Hancurkan Gedung Pemerintahan
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Berita Terkini
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
2 jam yang lalu
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
3 jam yang lalu
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
4 jam yang lalu
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
5 jam yang lalu
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
6 jam yang lalu
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved