Pasca-tragedi MH370, China siapkan satelit mata-mata global
Selasa, 01 April 2014 - 11:08 WIB
Pasca-tragedi MH370, China siapkan satelit mata-mata global
A
A
A
Sindonews.com – Di tengah rasa frustasi karena belum menemukan pesawat Malaysia Airlines MH370, China mulai berambisi untuk menyiapkan satelit raksasa global. Ilmuwan China mengatakan, anda saja China dari membangun satelit raksasa itu tragedi misterius pesawat MH370 bisa terjawab.
Satelit raksasa itu memungkinkan Beijing untuk memata-matai seluruh dunia. South China Morning Post (SCMP) melaporkan, belajar dari tragedi pesawat MH370 proyek satelit rakasasa global akan disetujui pemerintah. China sendiri masih dirundung duka, sebab 153 warganya menjadi korban pesawat MH370.
China saat ini memiliki satelit yang mengorbit seperti satelit pada umumnya dengan jangkauan China dan sekitarnya. Jumlahnya, tidak pernah disebut oleh pemerintah karena menjadi rahasia negara. Namun, kemampuan satelit yang ada tersebut dianggap belum mampu menjawab masalah terkini, termasuk memecahkan misteri hilangnya pesawat MH370.
“Jika kita memiliki jaringan monitoring global saat ini, kita tidak akan mencari (pesawat MH370) dalam kegelapan. Kami akan memiliki kesempatan lebih besar untuk menemukan pesawat dan melacak posisi akhir pesawat. Rencana ini sedang disusun untuk memperluas kemampuan monitoring regional kami,” kata Profesor Chi Tianhe, seorang peneliti di Chinese Academy of Sciences Institute kepada SCMP yang dirilis, Selasa (1/4/2014).
Menurut Chi, jika proyek ini diberi lampu hijau oleh Pemerintah China, satelit raksasa itu bisa berdiri dan berjalan dalam waktu dua tahun dari sekarang. Biaya untuk proyek satelit raksasa tersebut sebesar 400 juta Yuan atau sekitar USD64 juta.
Satelit raksasa itu memungkinkan Beijing untuk memata-matai seluruh dunia. South China Morning Post (SCMP) melaporkan, belajar dari tragedi pesawat MH370 proyek satelit rakasasa global akan disetujui pemerintah. China sendiri masih dirundung duka, sebab 153 warganya menjadi korban pesawat MH370.
China saat ini memiliki satelit yang mengorbit seperti satelit pada umumnya dengan jangkauan China dan sekitarnya. Jumlahnya, tidak pernah disebut oleh pemerintah karena menjadi rahasia negara. Namun, kemampuan satelit yang ada tersebut dianggap belum mampu menjawab masalah terkini, termasuk memecahkan misteri hilangnya pesawat MH370.
“Jika kita memiliki jaringan monitoring global saat ini, kita tidak akan mencari (pesawat MH370) dalam kegelapan. Kami akan memiliki kesempatan lebih besar untuk menemukan pesawat dan melacak posisi akhir pesawat. Rencana ini sedang disusun untuk memperluas kemampuan monitoring regional kami,” kata Profesor Chi Tianhe, seorang peneliti di Chinese Academy of Sciences Institute kepada SCMP yang dirilis, Selasa (1/4/2014).
Menurut Chi, jika proyek ini diberi lampu hijau oleh Pemerintah China, satelit raksasa itu bisa berdiri dan berjalan dalam waktu dua tahun dari sekarang. Biaya untuk proyek satelit raksasa tersebut sebesar 400 juta Yuan atau sekitar USD64 juta.
(mas)