Kita harus rasional, MH370 jatuh & semua tewas
Senin, 31 Maret 2014 - 12:30 WIB
Kita harus rasional, MH370 jatuh & semua tewas
A
A
A
Sindonews.com – Media Pemerintah China yang biasanya menulis kritikan pedas terkait insiden pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370, kali ini menyerukan agar kerabat korban pesawat MH370 untuk bersikap rasional.
Media China Daily hendak mengakhiri polemik hujatan yang ditujukan kepada Pemerintah Malaysia dalam penanganan tragedi pesawat MH370. ”Perlakukan MH370, tragedi rasional,” demikian judul media China tersebut, Senin (31/3/2014). ”Sudah pasti bahwa penerbangan MH370 jatuh di Samudera Hindia dan tidak ada orang yang selamat,” bunyi laporan media itu.
Media itu mengkritik balik sikap warga China yang secara serampangan menghujat Pemerintah Malaysia, yang memicu sentimen nasionalisme warga Malaysia yang merasa menjadi korban hujatan.
”Kita seharusnya tidak membiarkan kemarahan menang atas fakta dan rasionalitas,” tulis China Daily. ”Kita perlu untuk mematuhi norma-norma dasar dari sebuah masyarakat yang beradab dan harus menunjukkan sikap dari ketegaran yang besar.”
Media Pemerintah China itu lantas menyerukan kepada keluarga korban untuk mempersiapkan diri guna menggelar ritual pemakaman korban.
”Meskipun penanganan Pemerintah Malaysia terhadap krisis ini cukup kacau, kita perlu memahami bahwa ini mungkin kejadian paling aneh dalam sejarah penerbangan sipil di Asia. Hal ini dimengerti bahwa Malaysia sebagai negara berkembang, merasa benar-benar bingung.”
Kemarin, beberapa keluarga korban pesawat MH370 menuntut agar Perdana Menteri Malaysia Najib Razak mundur dan meminta maaf. Karena, telah membuat pengumuman pesawat itu jatuh di Samudera Hindia selatan, tanpa menyertakan bukti yang kuat.
”Kami hanya harus menutup mata kita dan kita melihat orang yang kita cintai di sana, di luar sana, sakit, sebagian putus asa untuk menyelamatkan mereka,” kata seorang keluarga korban di sebuah hotel di Beijing.
Media China Daily hendak mengakhiri polemik hujatan yang ditujukan kepada Pemerintah Malaysia dalam penanganan tragedi pesawat MH370. ”Perlakukan MH370, tragedi rasional,” demikian judul media China tersebut, Senin (31/3/2014). ”Sudah pasti bahwa penerbangan MH370 jatuh di Samudera Hindia dan tidak ada orang yang selamat,” bunyi laporan media itu.
Media itu mengkritik balik sikap warga China yang secara serampangan menghujat Pemerintah Malaysia, yang memicu sentimen nasionalisme warga Malaysia yang merasa menjadi korban hujatan.
”Kita seharusnya tidak membiarkan kemarahan menang atas fakta dan rasionalitas,” tulis China Daily. ”Kita perlu untuk mematuhi norma-norma dasar dari sebuah masyarakat yang beradab dan harus menunjukkan sikap dari ketegaran yang besar.”
Media Pemerintah China itu lantas menyerukan kepada keluarga korban untuk mempersiapkan diri guna menggelar ritual pemakaman korban.
”Meskipun penanganan Pemerintah Malaysia terhadap krisis ini cukup kacau, kita perlu memahami bahwa ini mungkin kejadian paling aneh dalam sejarah penerbangan sipil di Asia. Hal ini dimengerti bahwa Malaysia sebagai negara berkembang, merasa benar-benar bingung.”
Kemarin, beberapa keluarga korban pesawat MH370 menuntut agar Perdana Menteri Malaysia Najib Razak mundur dan meminta maaf. Karena, telah membuat pengumuman pesawat itu jatuh di Samudera Hindia selatan, tanpa menyertakan bukti yang kuat.
”Kami hanya harus menutup mata kita dan kita melihat orang yang kita cintai di sana, di luar sana, sakit, sebagian putus asa untuk menyelamatkan mereka,” kata seorang keluarga korban di sebuah hotel di Beijing.
(mas)