Obama pertimbangkan pasok rudal ke musuh Assad
Sabtu, 29 Maret 2014 - 11:42 WIB
Obama pertimbangkan pasok rudal ke musuh Assad
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama sedang mempertimbangkan untuk mengirim rudal anti-pesawat kepada oposisi Suriah. Demikian disampaikan seorang pejabat tinggi AS.
Pejabat yang diawawancarai dengan syarat anonim itu, mengatakan, Arab Saudi juga diharapkan untuk mengirim bantuan kepada kelompok yang menjadi musuh Presiden Suriah, Bashar al-Assad itu.
“Obama sedang mempertimbangkan untuk mengirim sistem pertahanan udara portabel, yang dikenal sebagai ‘MANPADS’ beserta perlengkapan lain untuk membantu kelompok oposisi yang berjuang untuk menggulingkan Presiden Suriah Bashar al - Assad,” kata pejabat tersebut, seperti dikutip Sky News, Sabtu (29/3/2014).
Pemerintah Saudi yang menerima lawatan Obama kemarin, sejatinya telah lama ingin memberikan bantuan persenjataan untuk mendukung oposisi Suriah. Namun, kala itu AS menentangnya karena khawatir senjata itu bisa jatuh ke tangan kelompok ekstremis.
Ketika di depan publik, penasihat Obama selalu mengatakan bahwa Gedung Putih tidak mengubah kebijakannya untuk memasok “MANPADS” kepada oposisi Suriah.
Berbicara dengan wartawan di Air Force One dalam perjalanan ke Riyadh kemarin, Wakil Penasehat Keamanan Nasional AS, Ben Rhodes mengatakan risiko senjata canggih jatuh ke tangan yang salah di Suriah masih menjadi perhatian utama.
”Kami telah menjelaskan bahwa ada beberapa jenis senjata, termasuk MANPADS, yang bisa menimbulkan risiko proliferasi jika diperkenalkan ke Suriah,” kata Rhodes.
Informasi dari pejabat AS bahwa Obama sedang mempertimbangkan untuk memasok sistem pertahanan udara kepada oposisi Suriah muncul beberapa jam setelah ia bertemu dengan Raja Arab Saudi, Abdullah.
Pejabat yang diawawancarai dengan syarat anonim itu, mengatakan, Arab Saudi juga diharapkan untuk mengirim bantuan kepada kelompok yang menjadi musuh Presiden Suriah, Bashar al-Assad itu.
“Obama sedang mempertimbangkan untuk mengirim sistem pertahanan udara portabel, yang dikenal sebagai ‘MANPADS’ beserta perlengkapan lain untuk membantu kelompok oposisi yang berjuang untuk menggulingkan Presiden Suriah Bashar al - Assad,” kata pejabat tersebut, seperti dikutip Sky News, Sabtu (29/3/2014).
Pemerintah Saudi yang menerima lawatan Obama kemarin, sejatinya telah lama ingin memberikan bantuan persenjataan untuk mendukung oposisi Suriah. Namun, kala itu AS menentangnya karena khawatir senjata itu bisa jatuh ke tangan kelompok ekstremis.
Ketika di depan publik, penasihat Obama selalu mengatakan bahwa Gedung Putih tidak mengubah kebijakannya untuk memasok “MANPADS” kepada oposisi Suriah.
Berbicara dengan wartawan di Air Force One dalam perjalanan ke Riyadh kemarin, Wakil Penasehat Keamanan Nasional AS, Ben Rhodes mengatakan risiko senjata canggih jatuh ke tangan yang salah di Suriah masih menjadi perhatian utama.
”Kami telah menjelaskan bahwa ada beberapa jenis senjata, termasuk MANPADS, yang bisa menimbulkan risiko proliferasi jika diperkenalkan ke Suriah,” kata Rhodes.
Informasi dari pejabat AS bahwa Obama sedang mempertimbangkan untuk memasok sistem pertahanan udara kepada oposisi Suriah muncul beberapa jam setelah ia bertemu dengan Raja Arab Saudi, Abdullah.
(mas)