Ragu MH370 jatuh, keluarga korban asal Jakarta tak mau ke lokasi
Selasa, 25 Maret 2014 - 10:40 WIB
Ragu MH370 jatuh, keluarga korban asal Jakarta tak mau ke lokasi
A
A
A
Sindonews.com – Keluarga penumpang pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 asal Jakarta, meragukan pengumuman dari pemerintah Malaysia, bahwa pesawat itu jatuh di Samudera Hindia selatan.
Pihak keluarga berharap pengumuman itu salah, dan tidak mau pergi ke Australia, wilayah terdekat dari lokasi hilangnya pesawat.
Demikian reaksi keluarga penumpang MH370 atas nama Indra Suria Tanurisman asal Jakarta, ketika ditanya perihal pengumuman jatuhnya pesawat yang disampaikan Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak, semalam. Iman Suria Tanurisman, adik kandung Indra, ragu dengan pengumuman itu.
“Saya berharap pesawat itu ditemukan dengan penumpang yang masih hidup,” kata Iman saat ditemui di kediamannya di Jalan Swadaya I Cawang RT 04/RW 09 No.6 Cipinang Cempedak, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (25/3/2014).
Saat ini, kata Iman, keluarga belum merespon kabar tersebut. Keluarga juga belum bersedia untuk berangkat ke Australia seperti keluarga korban lainnya untuk mengetahui perkembangan informasi. ”Kami belum lakukan persiapan apa-apa. Mau ngapain? Itu kan belum pasti, belum benar-benar ketemu. Kita juga tidak mau berangkat kalau masih belum pasti,” ujar Iman.
Pihak keluarga berharap pengumuman itu salah, dan tidak mau pergi ke Australia, wilayah terdekat dari lokasi hilangnya pesawat.
Demikian reaksi keluarga penumpang MH370 atas nama Indra Suria Tanurisman asal Jakarta, ketika ditanya perihal pengumuman jatuhnya pesawat yang disampaikan Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak, semalam. Iman Suria Tanurisman, adik kandung Indra, ragu dengan pengumuman itu.
“Saya berharap pesawat itu ditemukan dengan penumpang yang masih hidup,” kata Iman saat ditemui di kediamannya di Jalan Swadaya I Cawang RT 04/RW 09 No.6 Cipinang Cempedak, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (25/3/2014).
Saat ini, kata Iman, keluarga belum merespon kabar tersebut. Keluarga juga belum bersedia untuk berangkat ke Australia seperti keluarga korban lainnya untuk mengetahui perkembangan informasi. ”Kami belum lakukan persiapan apa-apa. Mau ngapain? Itu kan belum pasti, belum benar-benar ketemu. Kita juga tidak mau berangkat kalau masih belum pasti,” ujar Iman.
(mas)