Misteri tak satupun penumpang MH370 gunakan ponsel
Rabu, 19 Maret 2014 - 16:36 WIB
Misteri tak satupun penumpang MH370 gunakan ponsel
A
A
A
Sindonews.com – Satu keganjilan yang belum terpecahkan terkait hilangnya pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 adalah, tidak ada satu pun penumpang pesawat yang menelepon kerabatnya.
Padahal, dalam kasus serangan 11 September 2001 atau 9/11 terhadap WTC, para penumpang pesawat telah mecoba menguhubungi kerabat mereka dengan ponselnya.
Di era smartphone dan media sosial, sangat aneh jika ratusan penumpang itu tidak ada satu pun yang menelepon atau mengirim email kepada kerabat mereka.
SpekulasI yang muncul, di antaranyapesawat itu terbang terlalu tinggi atau berada di atas perairan, penumpang dalam kondisi tidak sadar, serta kemungkinan ada tekanan di dalam pesawat.
Para ahli mengatakan, kemungkinan dari 239 orang di dalam pesawat MH370 mampu menggunakan perangkat ponsel mereka. ”Secara teoritis, pesawat pada ketinggian 23.000 kaki (7.000 meter) dan 45.000 kaki, jaringan atau sinyal ponsel bisa bekerja,” kata Koh Chee Koon, konsultan telekomunikasi yang berbasis di Singapura, seperti dilansir CNN, Rabu (19/3/2014).
“Tetapi mengingat daya transmisi ponsel komersial terbatas, serta ada penghalang dari badan pesawat, sambungan ponsel bisa menembus ke luar butuh sedikit keberuntungan,” ujar Koh.
Para ahli mencatat, dalam kasus serangan 11 September 2001 di Amerika Serikat, penumpang pesawat yang terbang pada ketinggian yang relatif rendah bisa menggunakan ponsel untuk menghubungi kerabat mereka.
Banyak yang beranggapan, seseorang di dalam pesawat tidak dibolehkan menggunakan ponsel. Padahal, beberapa maskapai penerbangan telah memperkenalkan teknologi yang memungkinkan penumpang untuk menggunakan ponsel mereka dengan memanfaatkan base station selular kecil di pesawat. Namun, khusus untuk pesawat MAS MH370, pihak maskapai menegaskan, mereka tidak menyediakan layanan itu.
Padahal, dalam kasus serangan 11 September 2001 atau 9/11 terhadap WTC, para penumpang pesawat telah mecoba menguhubungi kerabat mereka dengan ponselnya.
Di era smartphone dan media sosial, sangat aneh jika ratusan penumpang itu tidak ada satu pun yang menelepon atau mengirim email kepada kerabat mereka.
SpekulasI yang muncul, di antaranyapesawat itu terbang terlalu tinggi atau berada di atas perairan, penumpang dalam kondisi tidak sadar, serta kemungkinan ada tekanan di dalam pesawat.
Para ahli mengatakan, kemungkinan dari 239 orang di dalam pesawat MH370 mampu menggunakan perangkat ponsel mereka. ”Secara teoritis, pesawat pada ketinggian 23.000 kaki (7.000 meter) dan 45.000 kaki, jaringan atau sinyal ponsel bisa bekerja,” kata Koh Chee Koon, konsultan telekomunikasi yang berbasis di Singapura, seperti dilansir CNN, Rabu (19/3/2014).
“Tetapi mengingat daya transmisi ponsel komersial terbatas, serta ada penghalang dari badan pesawat, sambungan ponsel bisa menembus ke luar butuh sedikit keberuntungan,” ujar Koh.
Para ahli mencatat, dalam kasus serangan 11 September 2001 di Amerika Serikat, penumpang pesawat yang terbang pada ketinggian yang relatif rendah bisa menggunakan ponsel untuk menghubungi kerabat mereka.
Banyak yang beranggapan, seseorang di dalam pesawat tidak dibolehkan menggunakan ponsel. Padahal, beberapa maskapai penerbangan telah memperkenalkan teknologi yang memungkinkan penumpang untuk menggunakan ponsel mereka dengan memanfaatkan base station selular kecil di pesawat. Namun, khusus untuk pesawat MAS MH370, pihak maskapai menegaskan, mereka tidak menyediakan layanan itu.
(mas)