Inggris: Crimea masih bagian Ukraina
Selasa, 18 Maret 2014 - 17:45 WIB
Inggris: Crimea masih bagian Ukraina
A
A
A
Sindonews.com – Pemerintah Inggris masih menganggap Crimea sebagai bagian dari Ukraina, walaupun referendum di wilayah Semenanjung Laut Hitam tersebut sudah memutuskan bahwa Crimea telah lepas dari Ukraina.
"Untuk Inggris dan sekutu-sekutunya, Crimea tetap menjadi bagian dari Ukraina," ungkap Menteri Luar Negeri Inggris William Hague. "Kami menyaksikan upaya pencaplokan bagian dari wilayah kedaulatan sebuah negara Eropa yang independen, melalui kekuatan militer dan referendum ilegal dan tidak sah," Hague menambahkan.
"Inggris sudah menghubungi Rusia untuk melakukan dialog dengan Ukraina dan dengan masyarakat internasional untuk menyelesaikan krisis ini. Bila Rusia mengabaikan panggilan tersebut, tentu akan membawa konsekuensi serius bagi Rusia,” Hague menjelaskan.
Sebelumnya, Uni Eropa dan Amerika Serikat telah menjatuhkan sanksi kepda 11 pejabat Rusia. Salah satu sanksinya adalah pembekuan aset 11 pejabat tersebut.
"Untuk Inggris dan sekutu-sekutunya, Crimea tetap menjadi bagian dari Ukraina," ungkap Menteri Luar Negeri Inggris William Hague. "Kami menyaksikan upaya pencaplokan bagian dari wilayah kedaulatan sebuah negara Eropa yang independen, melalui kekuatan militer dan referendum ilegal dan tidak sah," Hague menambahkan.
"Inggris sudah menghubungi Rusia untuk melakukan dialog dengan Ukraina dan dengan masyarakat internasional untuk menyelesaikan krisis ini. Bila Rusia mengabaikan panggilan tersebut, tentu akan membawa konsekuensi serius bagi Rusia,” Hague menjelaskan.
Sebelumnya, Uni Eropa dan Amerika Serikat telah menjatuhkan sanksi kepda 11 pejabat Rusia. Salah satu sanksinya adalah pembekuan aset 11 pejabat tersebut.
(esn)