Intel Inggris: Rusia Membuat 'Kemajuan Merayap' di Bakhmut
Rabu, 19 April 2023 - 03:50 WIB
loading...
Intelijen Inggris menyatakan Rusia membuat kemajuan di Bakhmut, Ukraina. Foto/Ilustrasi
A
A
A
LONDON - Pejabat pertahanan Inggris mengatakan pasukan Rusia telah membuat beberapa kemajuan di Bakhmut, Ukraina . Kementerian Pertahanan Inggris juga mengatakan bahwa pertempuran sengit sedang berlangsung di sepanjang garis depan Donbas, tetapi ada "kemungkinan realistis" bahwa Rusia telah mengurangi jumlah pasukan dan mengurangi tindakan ofensif di sekitar kota Donetsk.
Ini kemungkinan besar untuk mengalihkan sumber daya ke sektor Bakhmut di mana Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan pasukan Rusia dan tentara bayaran dari Grup Wagner terus membuat "kemajuan yang merayap".
"Dengan garis depan yang mengikuti jalur kereta api utama di Bakhmut, Ukraina umumnya menahan wilayah Rusia dari selatan," kata penilaian tersebut seperti dikutip dari Newsweek, Rabu (19/4/2023).
Pertanyaan kritis bagi kedua belah pihak adalah bagaimana tepatnya melakukan penarikan besar-besaran unit mereka di sekitar Bakhmut.
Baca Juga: Negara G7 Tak Terima Vladimir Putin Kerahkan Senjata Nuklir ke Belarusia
"Ukraina ingin membebaskan pasukan ofensif, sementara Rusia kemungkinan bercita-cita untuk meregenerasi cadangan operasional," kata Kementerian Pertahanan Inggris.
Ini kemungkinan besar untuk mengalihkan sumber daya ke sektor Bakhmut di mana Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan pasukan Rusia dan tentara bayaran dari Grup Wagner terus membuat "kemajuan yang merayap".
"Dengan garis depan yang mengikuti jalur kereta api utama di Bakhmut, Ukraina umumnya menahan wilayah Rusia dari selatan," kata penilaian tersebut seperti dikutip dari Newsweek, Rabu (19/4/2023).
Pertanyaan kritis bagi kedua belah pihak adalah bagaimana tepatnya melakukan penarikan besar-besaran unit mereka di sekitar Bakhmut.
Baca Juga: Negara G7 Tak Terima Vladimir Putin Kerahkan Senjata Nuklir ke Belarusia
"Ukraina ingin membebaskan pasukan ofensif, sementara Rusia kemungkinan bercita-cita untuk meregenerasi cadangan operasional," kata Kementerian Pertahanan Inggris.
Lihat Juga :