Malaysia tolak tuduhan pelit berbagi info soal MH370
Selasa, 18 Maret 2014 - 17:11 WIB
Malaysia tolak tuduhan pelit berbagi info soal MH370
A
A
A
Sindonews.com – Otoritas Malaysia yang bertanggung jawab atas pencarian pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370, pada Selasa (18/3/2014) menolak kritik dan tuduhan, bahwa mereka pelit untuk berbagi informasi soal data pencarian pesawat itu.
Menteri Pertahanan Malaysia, Hishammuddin Hussein membela diri dan mengklaim pihaknya telah berkoordinasi dengan Amerika Serikat dan China.”Pagi ini, saya (berbicara ) dengan (Menteri Pertahanan AS) Chuck Hagel dan rekan saya (dari) China,” katanya kepada Reuters.
Hishammuddin membantah laporan bahwa Malaysia telah membuat FBI bimbang untuk membantu pencarian pesawat, karena tidak ada permintaan resmi.
”Saya telah bekerja dengan mereka. Terserah FBI untuk memberitahukan, jika mereka membutuhkan lebih banyak ahli untuk membantu. Karena kita tidak tahu apa yang mereka miliki,” ujar Hishamuddin.
Para pejabat Malaysia mengatakan, mereka telah menghubungi FBI melalui kedutaan besar AS. ”(Saya) tidak peduli dengan apa yang semua orang katakana. Kerja sama yang saya lakukan untuk Malaysia dan untuk apa upaya yang saya lakukan itu adalah luar biasa,” imbuh dia.
Sementara itu, menurut salah satu sumber di Kuala Lumpur yang terkait dengan invetigasi pesawat MH370, mengatakan tim FBI berada di Malaysia untuk membantu investigasi. Namun, dua pejabat keamanan AS, Senin kemarin mengatakan, bahwa Malaysia belum mengundang FBI secara resmi untuk mengirimkan tim.
Menteri Pertahanan Malaysia, Hishammuddin Hussein membela diri dan mengklaim pihaknya telah berkoordinasi dengan Amerika Serikat dan China.”Pagi ini, saya (berbicara ) dengan (Menteri Pertahanan AS) Chuck Hagel dan rekan saya (dari) China,” katanya kepada Reuters.
Hishammuddin membantah laporan bahwa Malaysia telah membuat FBI bimbang untuk membantu pencarian pesawat, karena tidak ada permintaan resmi.
”Saya telah bekerja dengan mereka. Terserah FBI untuk memberitahukan, jika mereka membutuhkan lebih banyak ahli untuk membantu. Karena kita tidak tahu apa yang mereka miliki,” ujar Hishamuddin.
Para pejabat Malaysia mengatakan, mereka telah menghubungi FBI melalui kedutaan besar AS. ”(Saya) tidak peduli dengan apa yang semua orang katakana. Kerja sama yang saya lakukan untuk Malaysia dan untuk apa upaya yang saya lakukan itu adalah luar biasa,” imbuh dia.
Sementara itu, menurut salah satu sumber di Kuala Lumpur yang terkait dengan invetigasi pesawat MH370, mengatakan tim FBI berada di Malaysia untuk membantu investigasi. Namun, dua pejabat keamanan AS, Senin kemarin mengatakan, bahwa Malaysia belum mengundang FBI secara resmi untuk mengirimkan tim.
(mas)