Beijing bantah penumpang asal China bajak pesawat MH370
Selasa, 18 Maret 2014 - 12:17 WIB
Beijing bantah penumpang asal China bajak pesawat MH370
A
A
A
Sindonews.com – Pihak Beijing membantah spekulasi soal penumpang asal China terlibat dalam pembajakan atau serangan teror terhadap pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370.
Mereka menegaskan tidak ada bukti, bahwa penumpang asal China terlibat dalam penghilangan pesawat yang membawa 239 orang itu.Penegasan itu disampaikan Duta Besar China untuk Malaysia, Huang Huikang, Selasa (18/3/2014).
Menurutnya, Pemerintah China sudah melakukan penyelidikan rinci dari semua penumpang pesawat MH370 asal China.Huang mengatakan banyak informasi soal dugaan keterlibatan semua pihak di dalam pesawat yang tidak layak dipublikasikan.
”Penyelidikan terhadap penyebab insiden ini dengan tidak cocok. Terlebih itu dilakukan dengan teknik tinggi,” katanya, seperti dikutip Reuters, Selasa (18/3/2014).
Sudah 11 hari sejak pesawat MH370 lepas landas menuju Beijing lenyap misterius. Pesawa itu membawa 239 orang, termasuk tujuh warga Indonesia di dalamnya. Sedangkan penumpang asal China merupakan yang terbanyak, yakni dua pertiga dari total penumpang.
Huang melanjutkan, ada beberapa alasan mengapa Malaysia kebingungan dan kemudian muncul banyak rumor yang semakin mengacaukan penyelidikan soal hilangnya pesawat MAS MH370.”(Salah satunya), kurangnya pengalaman Malaysia,” ucap Huang.
Pencarian pesawa itu, telah melibatkan 26 negara. Lokasinya juga diperluas yang membentang dari tepiLaut Kaspia di utara sampai Samudera Hindia selatan. Indonesia dan Australia memimpin pencarian untuk wilayah Samudera Hindia.
Mereka menegaskan tidak ada bukti, bahwa penumpang asal China terlibat dalam penghilangan pesawat yang membawa 239 orang itu.Penegasan itu disampaikan Duta Besar China untuk Malaysia, Huang Huikang, Selasa (18/3/2014).
Menurutnya, Pemerintah China sudah melakukan penyelidikan rinci dari semua penumpang pesawat MH370 asal China.Huang mengatakan banyak informasi soal dugaan keterlibatan semua pihak di dalam pesawat yang tidak layak dipublikasikan.
”Penyelidikan terhadap penyebab insiden ini dengan tidak cocok. Terlebih itu dilakukan dengan teknik tinggi,” katanya, seperti dikutip Reuters, Selasa (18/3/2014).
Sudah 11 hari sejak pesawat MH370 lepas landas menuju Beijing lenyap misterius. Pesawa itu membawa 239 orang, termasuk tujuh warga Indonesia di dalamnya. Sedangkan penumpang asal China merupakan yang terbanyak, yakni dua pertiga dari total penumpang.
Huang melanjutkan, ada beberapa alasan mengapa Malaysia kebingungan dan kemudian muncul banyak rumor yang semakin mengacaukan penyelidikan soal hilangnya pesawat MAS MH370.”(Salah satunya), kurangnya pengalaman Malaysia,” ucap Huang.
Pencarian pesawa itu, telah melibatkan 26 negara. Lokasinya juga diperluas yang membentang dari tepiLaut Kaspia di utara sampai Samudera Hindia selatan. Indonesia dan Australia memimpin pencarian untuk wilayah Samudera Hindia.
(mas)