Filipina hentikan sementara pencarian MH370
Senin, 17 Maret 2014 - 17:57 WIB
Filipina hentikan sementara pencarian MH370
A
A
A
Sindonews.com – Angkatan Bersenjata Filipina (AFP) mengatakan, pihaknya untuk sementara telah menghentikan pencarian pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 yang hilang sejak 8 Maret lalu.
Sebelumnya, Westerm Command (WESCOM) AFP sudah mengerahkan total tiga kapal dan tiga pesawat sejak 8 Maret lalu, setelah pemerintah Malaysia secara resmi menyatakan penerbangan MAS MH370 hilang.
"Kami mengirim C-130 beberapa kali untuk cakupan yang lebih luas. Kami tidak menemukan apa-apa," ungkap Menteri Pertahanan Voltaire Gazmin.
Gazmin mengatakan, militer Filipina meluncurkan pencarian setelah menerima informasi tentang pesawat yang hilang dan mendapatkan permintaan bantuan dari Malaysia.
“Militer Filipina untuk sementara menghentikan operasi pencarian pada hari Minggu, sehari setelah patroli udara melakukan tiga jam pencarian dan menghasilkan hasil yang negatif, ungkap Juru bicara WESCOM 1, Letnam Cherryl Tindog, seperti dilansir Xinhua, Senin (17/3/2014).
Tindog menyatakan, pihak AFP tidak menutup kemungkinan untuk ikut kembali dalam pencarian, bila pemerintah Malaysia kembali meminta bantuan dan terdapat perkembangan signifikan dalam pencarian tersebut.
Sebelumnya, Westerm Command (WESCOM) AFP sudah mengerahkan total tiga kapal dan tiga pesawat sejak 8 Maret lalu, setelah pemerintah Malaysia secara resmi menyatakan penerbangan MAS MH370 hilang.
"Kami mengirim C-130 beberapa kali untuk cakupan yang lebih luas. Kami tidak menemukan apa-apa," ungkap Menteri Pertahanan Voltaire Gazmin.
Gazmin mengatakan, militer Filipina meluncurkan pencarian setelah menerima informasi tentang pesawat yang hilang dan mendapatkan permintaan bantuan dari Malaysia.
“Militer Filipina untuk sementara menghentikan operasi pencarian pada hari Minggu, sehari setelah patroli udara melakukan tiga jam pencarian dan menghasilkan hasil yang negatif, ungkap Juru bicara WESCOM 1, Letnam Cherryl Tindog, seperti dilansir Xinhua, Senin (17/3/2014).
Tindog menyatakan, pihak AFP tidak menutup kemungkinan untuk ikut kembali dalam pencarian, bila pemerintah Malaysia kembali meminta bantuan dan terdapat perkembangan signifikan dalam pencarian tersebut.
(esn)