100 tewas dalam serangan bersenjata di Nigeria
Minggu, 16 Maret 2014 - 21:05 WIB
100 tewas dalam serangan bersenjata di Nigeria
A
A
A
Sindonews.com – Setidaknya 100 orang dinyatakan tewas ketika sekelompok orang bersenjata menyerang tiga desa di Nigeria.
Penyerangan tersebut terjadi karena sengketa lama atas tanah, agama, dan etnis yang kerap meletus dan menimbulkan kekerasan.
"Orang-orang bersenjata Fulani datang dari negara bagian Plateau dan menembaki penduduk desa di sekira pukul 11 malam. Kami masih mengevakuasi tubuh dari semak-semak, sejauh ini ada 100 yang tewas," ungkap wakil Ketua Kaura kewenangan pemerintah daerah, Daniel Anyip.
Pihak kepolsian membenarkan, bahwa sekelompok orang Fulani melakukan serangan di tiga desa, yaitu di Desa Ugwar Sankwai, Ungwan Gata, dan Chenshyi, di negara bagian Kaduna, Nigeria. Namun, pihak kepolisian tidak mau memberikan keterangan lebih lanjut mengenai jumlah korban.
Seperti dilansir Reuters, Minggu (16/3/2014), ratusan orang tewas dalam jangka waktu satu pekan terakhir dalam bentrokan antara orang-orang Fulani yang sebagian besar Muslim dengan sebagian komunitas Kristen, Berom.
Human Rights Watchmelaporkan pada bulan Desember lalu, bentrokan sektarian di wilayah tengah yang memiliki keragama bangsa dan agama telah menewaskan 3.000 orang sejak 2010. Pihak berwenang Nigeria pun dituduh telah mengabaikan kekerasan di wilayah tersebut.
Penyerangan tersebut terjadi karena sengketa lama atas tanah, agama, dan etnis yang kerap meletus dan menimbulkan kekerasan.
"Orang-orang bersenjata Fulani datang dari negara bagian Plateau dan menembaki penduduk desa di sekira pukul 11 malam. Kami masih mengevakuasi tubuh dari semak-semak, sejauh ini ada 100 yang tewas," ungkap wakil Ketua Kaura kewenangan pemerintah daerah, Daniel Anyip.
Pihak kepolsian membenarkan, bahwa sekelompok orang Fulani melakukan serangan di tiga desa, yaitu di Desa Ugwar Sankwai, Ungwan Gata, dan Chenshyi, di negara bagian Kaduna, Nigeria. Namun, pihak kepolisian tidak mau memberikan keterangan lebih lanjut mengenai jumlah korban.
Seperti dilansir Reuters, Minggu (16/3/2014), ratusan orang tewas dalam jangka waktu satu pekan terakhir dalam bentrokan antara orang-orang Fulani yang sebagian besar Muslim dengan sebagian komunitas Kristen, Berom.
Human Rights Watchmelaporkan pada bulan Desember lalu, bentrokan sektarian di wilayah tengah yang memiliki keragama bangsa dan agama telah menewaskan 3.000 orang sejak 2010. Pihak berwenang Nigeria pun dituduh telah mengabaikan kekerasan di wilayah tersebut.
(esn)