Kapal perang AS menuju selat Malaka cari MH370
Jum'at, 14 Maret 2014 - 15:30 WIB
Kapal perang AS menuju selat Malaka cari MH370
A
A
A
Sindonews.com – Kapal perang Angkatan Laut Amerikat Serikat (AS), USS Kid, yang sebelumnya di tempatkan di teluk Thailand, saat ini sedang menuju selat Malaka untuk membantu pencarian pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 di wilayah tersebut.
"USS Kidd akan berangkat ke Selat Malaka dan akan mencari di bagian barat selat atas permintaan pemerintah Malaysia," ungkap seorang pejabat AS pada kondisi anonimitas, seperti dilansir Chanel News Asia, Jumat (14/3/2014).
Pencarian oleh pihak Malaysia yang dibantu oleh dunia internasional sebelumnnya memfokuskan pencarian di area Laut China Selatan, di sepanjang rute penerbangan MAS MH370.
Pencarian akhirnya semakin diperluas, mulai dari Selat Malaka hingga ke Laut Andaman, karena hingga pencarian hari ke tujuh belum ada hasil yang memuaskan, baik pihak Malaysia maupun bagi pihak keluarga korban.
Pada pencarian hari ketujuh dikabarkan pencarian akan semakin diperuas hingga Samudra Hindia.Pentagon mengkonfirmasi, bahwa ada bukti baru yang telah muncul di Samudera Hindia terkait hilangnya pesawat pembawa 239 orang sejak Sabtu pekan lalu itu.
"USS Kidd akan berangkat ke Selat Malaka dan akan mencari di bagian barat selat atas permintaan pemerintah Malaysia," ungkap seorang pejabat AS pada kondisi anonimitas, seperti dilansir Chanel News Asia, Jumat (14/3/2014).
Pencarian oleh pihak Malaysia yang dibantu oleh dunia internasional sebelumnnya memfokuskan pencarian di area Laut China Selatan, di sepanjang rute penerbangan MAS MH370.
Pencarian akhirnya semakin diperluas, mulai dari Selat Malaka hingga ke Laut Andaman, karena hingga pencarian hari ke tujuh belum ada hasil yang memuaskan, baik pihak Malaysia maupun bagi pihak keluarga korban.
Pada pencarian hari ketujuh dikabarkan pencarian akan semakin diperuas hingga Samudra Hindia.Pentagon mengkonfirmasi, bahwa ada bukti baru yang telah muncul di Samudera Hindia terkait hilangnya pesawat pembawa 239 orang sejak Sabtu pekan lalu itu.
(esn)