Boeing ikut investigasi hilangnya MH370
Selasa, 11 Maret 2014 - 14:39 WIB
Boeing ikut investigasi hilangnya MH370
A
A
A
Sindonews.com – Pihak Boeing mengkonfirmasi, bahwa mereka telah bergabung dalam tim investigasi untuk menyelidiki hilangnya pesawat
Malaysia Airlines (MAS) MH370.Boeing mengaku akan bertindak sebagai penasihat teknis untuk tim Dewan Keselamatan Transportasi Nasional AS yang saat ini sudah berada di Asia Tenggara.
Pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 yang hilang merupakan pesawat pabrikan Boeing dengan tipe Boeing 777, salah satu pesawat yang diklaim sebagai pesawat paling aman.
"Kami terus menawarkan pemikiran dan keprihatinan yang sangat mendalam kepada keluarga mereka di atas kapal Malaysia Airlines penerbangan 370, yang hilang pada 8 Maret," ungkap pihak Boeing, seperti dilansir Chanel News Asia, Selasa (11/3/2014).
Satu-satunya kecekalakaan fatal yang melibatkan pesawat Boeing 777 adalah saat pesawat Asiana Airline tergelincir di Bandara Internasional San Francisco pada Juli 2013 yang menewaskan tiga orang penumpangnya.
Hingga saat ini keberadaan pesawat tersebut masih menjadi misteri. Tim pencari yang berasal dari 10 negara masih belum bisa menemukan jejak-jejak keberadaan pesawat nahas tersebut.
Malaysia Airlines (MAS) MH370.Boeing mengaku akan bertindak sebagai penasihat teknis untuk tim Dewan Keselamatan Transportasi Nasional AS yang saat ini sudah berada di Asia Tenggara.
Pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 yang hilang merupakan pesawat pabrikan Boeing dengan tipe Boeing 777, salah satu pesawat yang diklaim sebagai pesawat paling aman.
"Kami terus menawarkan pemikiran dan keprihatinan yang sangat mendalam kepada keluarga mereka di atas kapal Malaysia Airlines penerbangan 370, yang hilang pada 8 Maret," ungkap pihak Boeing, seperti dilansir Chanel News Asia, Selasa (11/3/2014).
Satu-satunya kecekalakaan fatal yang melibatkan pesawat Boeing 777 adalah saat pesawat Asiana Airline tergelincir di Bandara Internasional San Francisco pada Juli 2013 yang menewaskan tiga orang penumpangnya.
Hingga saat ini keberadaan pesawat tersebut masih menjadi misteri. Tim pencari yang berasal dari 10 negara masih belum bisa menemukan jejak-jejak keberadaan pesawat nahas tersebut.
(esn)