Soal budak seks, Jepang tak berencana revisi permintaan maaf

Selasa, 11 Maret 2014 - 03:28 WIB
Soal budak seks, Jepang...
Soal budak seks, Jepang tak berencana revisi permintaan maaf
A A A
Sindonews.com – Pemerintah Jepang mengaku tak punya rencana untuk merevisi permintaan maaf atas perbudakan seks yang dilakukan militer negara itu pada era Perang Dunia II. Permintaan maaf yang dikenal sebagai Penyataan Kono itu dilayangkan Jepang pada 1993 silam.

Sebelumnya, Jepang dikabarkan akan meninjau ulang Penyataan Kono, yang langsung memicu reaksi dari negara-negara yang pernah menjadi korban keganasan militer Jepang di Perang Dunia II.

"Pemerintah tidak bermaksud untuk merevisi pernyataan Kono," kata Kepala Sekretaris Kabinet Jepang, Yoshihide Suga kepada wartawan di Tokyo, Senin (10/3/2014), seperti dikutip dari The Star.

Pernyataan Kono adalah pengakuan resmi keterlibatan Jepang dalam pemaksaan wanita dari seluruh Asia untuk menjadi budak seks tentara Jepang di Perang Dunia II. Pernyataan ini dikeluarkan pada 1993, setelah mendengar kesaksian dari 16 wanita Korea yang dipaksa menjadi budak seks.

Pernyataan Kono juga menawarkan "permintaan maaf yang tulus dan penyesalan" kepada perempuan-perempuan yang menjadi korban, serta penegasan bahwa Jepang akan menghadapi fakta-fakta sejarah yang ada.
(esn)
Berita Terkait
Banyak Warga Tertimbun...
Banyak Warga Tertimbun Reruntuhan, Korban Tewas Akibat Gempa Jepang Terus Bertambah
Rekomendasi Tempat Wisata...
Rekomendasi Tempat Wisata di Jepang bagi Wisatawan Indonesia
Dahsyatnya Gempa Merobek...
Dahsyatnya Gempa 'Merobek' Jalanan di Anamizu Jepang
6 Fakta Unik Onigiri,...
6 Fakta Unik Onigiri, dari Makanan Jiwa hingga Simbol Terima Kasih
Pekerja Asing Jadi Ancaman,...
Pekerja Asing Jadi Ancaman, 3 Alasan Jepang Bentuk Satuan Tugas untuk Utamakan Warga Lokal
8 Kesalahpahaman tentang...
8 Kesalahpahaman tentang Jepang, dari Teknologi hingga Sushi
Berita Terkini
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
27 menit yang lalu
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
1 jam yang lalu
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
1 jam yang lalu
Kebakaran Mengerikan...
Kebakaran Mengerikan Melanda Pub Bangkok, 27 Orang Tewas, 22 Kritis
2 jam yang lalu
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
3 jam yang lalu
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
4 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved