China kerahkan segalanya untuk temukan pesawat MH370
Minggu, 09 Maret 2014 - 21:51 WIB
China kerahkan segalanya untuk temukan pesawat MH370
A
A
A
Sindonews.com – China akan mengerahkan segala kemampuan yang mereka miliki untuk menemukan pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370. Banyaknya warga China yang menjadi penumpang pesawat tersebut menjadi alasan bagi Pemerintah China untuk melakukan upaya sangat keras untuk menemukan pesawat tersebut.
Saat ini, lebih dari 100 keluarga penumpang pesawat MH370 menungu dengan cemas di Bandara Beijing. Mereka menunggu kepastian kabar pesawat tersebut.
Sempat ada dugaan pesawat tersebut dibajak oleh teroris, namum pihak MAS meminta semua pihak untuk tidak berspekulasi mengenai hal tersebut. Hal ini diutarakan oleh Ignatius Ong Ming Choy, perwakilan MAS.
“Pekerjaan penyelamatan sangat menantang karena tidak ada lokasi yang tepat di mana pesawat tersebut hilang dan itu akan memakan waktu sekitar dua hari bagi kapal penyelamat untuk mencapai perairan tersebut,” ungkap Zeng Ying, Kepala tim penyelamat, seperti dilansir Xinhua, Minggu (9/3/2014).
"Tapi kami akan mencoba yang terbaik,” Zeng menambahkan. Setelah disetujui oleh Komisi Militer Pusat, dua kapal perang dari Angkatan Laut China, Jinggangshan dan Mianyang, sudah dalam perjalanan menuju ke daerah pencarian.
Sebelumnya, Presiden China Xi Jinping telah memerintahkan Kementerian Luar Negeri serta Kedutaan dan Konsulat China di luar negeri untuk memperkuat kontak dengan departemen negara yang relevan dan terus memantau pencarian dan misi penyelamatan.
Saat ini, lebih dari 100 keluarga penumpang pesawat MH370 menungu dengan cemas di Bandara Beijing. Mereka menunggu kepastian kabar pesawat tersebut.
Sempat ada dugaan pesawat tersebut dibajak oleh teroris, namum pihak MAS meminta semua pihak untuk tidak berspekulasi mengenai hal tersebut. Hal ini diutarakan oleh Ignatius Ong Ming Choy, perwakilan MAS.
“Pekerjaan penyelamatan sangat menantang karena tidak ada lokasi yang tepat di mana pesawat tersebut hilang dan itu akan memakan waktu sekitar dua hari bagi kapal penyelamat untuk mencapai perairan tersebut,” ungkap Zeng Ying, Kepala tim penyelamat, seperti dilansir Xinhua, Minggu (9/3/2014).
"Tapi kami akan mencoba yang terbaik,” Zeng menambahkan. Setelah disetujui oleh Komisi Militer Pusat, dua kapal perang dari Angkatan Laut China, Jinggangshan dan Mianyang, sudah dalam perjalanan menuju ke daerah pencarian.
Sebelumnya, Presiden China Xi Jinping telah memerintahkan Kementerian Luar Negeri serta Kedutaan dan Konsulat China di luar negeri untuk memperkuat kontak dengan departemen negara yang relevan dan terus memantau pencarian dan misi penyelamatan.
(esn)