PM Malaysia: Keamanan bandara akan dievaluasi
Minggu, 09 Maret 2014 - 21:23 WIB
PM Malaysia: Keamanan bandara akan dievaluasi
A
A
A
Sindonews.com – Perdana Menteri (PM) Malaysia, Najib Razak, mengatakan, dirinya akan mengintruksikan instansi terkait untuk mengevaluasi keamanan di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA).
Hal ini merupakan buntut dari menghilangnya pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370, Sabtu (8/3/2014) lalu. Sebelumnya dikabarkan, dalam penerbangan tersebut terdapat dua orang yang kedapatan menggunakan paspor palsu.
Karena hal ini, Najib akan mengevaluasi kinerja petugas di KLIA. "Kami akan meninjau semua protokol keamanan dan jika diperlukan kami akan meningkatkan standar mereka," ungkap Najib, seperti dilansir Chanel News Asia, Minggu (9/3/2014).
Seorang pejabat penerbangan sipil Malaysia mengatakan, pihak berwenang percaya, dua penumpang telah menggunakan paspor curian dan saat ini mereka sedang memeriksa rekaman CCTV.
Menteri Transportasi Malaysia mengatakan, pemerintah sedang mencari kemungkinan insiden teror dan saat ini sedang melakukan bekerjasama dengan badan-badan intelijen dari beberapa negara termasuk FBI.
Hal ini merupakan buntut dari menghilangnya pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370, Sabtu (8/3/2014) lalu. Sebelumnya dikabarkan, dalam penerbangan tersebut terdapat dua orang yang kedapatan menggunakan paspor palsu.
Karena hal ini, Najib akan mengevaluasi kinerja petugas di KLIA. "Kami akan meninjau semua protokol keamanan dan jika diperlukan kami akan meningkatkan standar mereka," ungkap Najib, seperti dilansir Chanel News Asia, Minggu (9/3/2014).
Seorang pejabat penerbangan sipil Malaysia mengatakan, pihak berwenang percaya, dua penumpang telah menggunakan paspor curian dan saat ini mereka sedang memeriksa rekaman CCTV.
Menteri Transportasi Malaysia mengatakan, pemerintah sedang mencari kemungkinan insiden teror dan saat ini sedang melakukan bekerjasama dengan badan-badan intelijen dari beberapa negara termasuk FBI.
(esn)