Diselidiki, 4 nama di manifest MAS MH370
Minggu, 09 Maret 2014 - 16:53 WIB
Diselidiki, 4 nama di manifest MAS MH370
A
A
A
Sindonews.com – Menteri Pertahanan (Menhan) Malaysia, Datuk Seri Hishammuddin Hussein, telah mengkonfirmasi ada empat nama dalam manifes penerbangan di Malaysia Airlines MH370 yang sedang dalam penyelidikan.
Dia mengatakan, Badan Intelijen Malaysia bekerja dengan mitra mereka di luar negeri, termasuk FBI dan unit anti terorisme dari negara-negara tetangga untuk menyelidiki empat nama yang dicurigai tersebut.
Hishamuddin, yang juga bertindak acting Menteri Transportasi, mengatakan, manifest penumpang juga sedang berada dalam pengasawan. Dia mengatakan, telah menerima empat nama tersebut dan akan mengkordinasikan dengan beberapa badan intelijen.
Namun, Hishamuddin juga menegaskan, bahwa fokus mereka saat ini adalah pencarian pesawat MH370. Bila ada indikasi pesawat tersebut hilang karena pembajakan, barulah pihak berwenang akan fokus kepada hal tersebut.
"Tapi, jika ada risiko keamanan, kita akan melihat perkembangannya nanti," ungkap Hishamuddin saat jumpa dengan wartawan setempat. “Saya bersyukur, bahwa banyak negara, termasuk China dan Amerika Serikat yang memberikan banyak bantuan untuk mencari pesawat tersebut," kata Hishamuddin, seperti dilansir Bernama, Minggu (9/3/2014).
Dia mengatakan, Badan Intelijen Malaysia bekerja dengan mitra mereka di luar negeri, termasuk FBI dan unit anti terorisme dari negara-negara tetangga untuk menyelidiki empat nama yang dicurigai tersebut.
Hishamuddin, yang juga bertindak acting Menteri Transportasi, mengatakan, manifest penumpang juga sedang berada dalam pengasawan. Dia mengatakan, telah menerima empat nama tersebut dan akan mengkordinasikan dengan beberapa badan intelijen.
Namun, Hishamuddin juga menegaskan, bahwa fokus mereka saat ini adalah pencarian pesawat MH370. Bila ada indikasi pesawat tersebut hilang karena pembajakan, barulah pihak berwenang akan fokus kepada hal tersebut.
"Tapi, jika ada risiko keamanan, kita akan melihat perkembangannya nanti," ungkap Hishamuddin saat jumpa dengan wartawan setempat. “Saya bersyukur, bahwa banyak negara, termasuk China dan Amerika Serikat yang memberikan banyak bantuan untuk mencari pesawat tersebut," kata Hishamuddin, seperti dilansir Bernama, Minggu (9/3/2014).
(esn)