RI kirim bantuan untuk cari MAS MH370
Minggu, 09 Maret 2014 - 15:01 WIB
RI kirim bantuan untuk cari MAS MH370
A
A
A
Sindonews.com – Pemerintah Indonesia telah mengirim bantuan untuk mencari pesawat Malaysia Airlines yang menghilang Sabtu (8/3/2014) pagi kemarin.
Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Malaysia, Herman Prayitno, mengatakan, bahwa TNI AL sudah berkomunikasi dengan pihak Malaysia soal bantuan untuk pencarian pesawat MH370.
“Pemerintah di Jakarta sudah memberitahu saya, bahwa Indonesia akan mengirimkan lima kapal untuk membantu pihak berwenang Malaysia dalam mencari pesawt MH370,” ungkap Pratyitmo. Seperti dilansir New Straits Times, Minggu (9/3/2014).
“Angkatan Laut kami telah berkomunikasi dengan Angkatan Laut Malaysia, mereka akan berkoordinasi dengan kita untuk lokasi penempatan kapal-kapal kita nantinya,” Prayitno menambahkan.
Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu, Tatang Budi Utama Razak juga telah mengkonfirmasi hal tersebut saat dihubungi Sindonews melalui pesan singkat. Dia juga menambahkan bahwa pihak Indonesia telah mengirmkan satu korvet, empat pesawat casa dan satu pesawat intai maritim.
TNI AL akan ikut mencari pesawat tersebut di wilayah selat malaka, dari utara Sabang hingga batas paling selatan Indonesia. Dalam pesawat itu sendiri terdapat tujuh warga negara Indonesia.
Pesawat MH370 lepas landas dari Kuala Lumpur Internasional Airport (KLIA) pada Sabtu (8/3/2014) pagi dan hilang dari pantauan radar satu jam setelah lepas landas. Pesawat ini membawa 227 penumpang dengan tujuan Beijing, China.
Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Malaysia, Herman Prayitno, mengatakan, bahwa TNI AL sudah berkomunikasi dengan pihak Malaysia soal bantuan untuk pencarian pesawat MH370.
“Pemerintah di Jakarta sudah memberitahu saya, bahwa Indonesia akan mengirimkan lima kapal untuk membantu pihak berwenang Malaysia dalam mencari pesawt MH370,” ungkap Pratyitmo. Seperti dilansir New Straits Times, Minggu (9/3/2014).
“Angkatan Laut kami telah berkomunikasi dengan Angkatan Laut Malaysia, mereka akan berkoordinasi dengan kita untuk lokasi penempatan kapal-kapal kita nantinya,” Prayitno menambahkan.
Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu, Tatang Budi Utama Razak juga telah mengkonfirmasi hal tersebut saat dihubungi Sindonews melalui pesan singkat. Dia juga menambahkan bahwa pihak Indonesia telah mengirmkan satu korvet, empat pesawat casa dan satu pesawat intai maritim.
TNI AL akan ikut mencari pesawat tersebut di wilayah selat malaka, dari utara Sabang hingga batas paling selatan Indonesia. Dalam pesawat itu sendiri terdapat tujuh warga negara Indonesia.
Pesawat MH370 lepas landas dari Kuala Lumpur Internasional Airport (KLIA) pada Sabtu (8/3/2014) pagi dan hilang dari pantauan radar satu jam setelah lepas landas. Pesawat ini membawa 227 penumpang dengan tujuan Beijing, China.
(esn)