Jika tak adil, Rusia menentang pemilu Ukraina

Rabu, 05 Maret 2014 - 16:07 WIB
Jika tak adil, Rusia...
Jika tak adil, Rusia menentang pemilu Ukraina
A A A
Sindonews.com – Salah satu permintaan para demonstran yang berhasil menggulingkan Presiden Ukraina, Viktor Yanukovich adalah digelarnya pemilu secepatnya. Namun, karena kondisi yang semakin tidak kondusif, parlemen Ukraina akhirnya menunda pemilu tersebut hinga bulan Mei 2014 mendatang.

Mendengar kabar tersebut, pihak Rusia langsung memberikan respon. Melalui Duta Besar (Dubes) mereka di Jakarta, Mikhail Y. Galuzin, Rusia menentang rencana pemilu di negara tetangganya itu, jika dalam pelaksanaannya tidak demokratis.

"Bilamana pemilu Ukraina mendatang tidak berlangsung dengan jujur, damai, adil dan demokratis maka Pemerintah Rusia tidak akan menerima hasilnya," kata Galuzin saat jumpa dengan media di kediamannya, Rabu (5/3/2014).

Pihak Rusia sendiri, hingga saat ini memang masih menganggap Yanukovych sebagai presiden sah Ukraina. Namun, Gaulzin menegaskan bahwa Rusia tidak akan ikut campur dalam pemilu tersebut. Tidak ada niat dari Rusia untuk menentukan nasib negara manapun, khusunya Ukraina.

Kerusuhan yang terjadi di Ukraina menyebabkan Presiden Yanukovych digulingkan dari jabatanya oleh parlemen Ukraina. Agar tidak terjadi kekosongan pemimpin, parlemen kemudian menunjuk presiden sementara hingga pemilu digelar.
(esn)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Rusia Terus Gempur Pertahanan...
Rusia Terus Gempur Pertahanan Pasukan Ukraina di Kota Urozhainoye, Donetsk Selatan
Sergey Surovikin Peringatkan...
Sergey Surovikin Peringatkan Bos Tentara Bayaran Berhenti Memberontak
Kendaraan Perang Rusia...
Kendaraan Perang Rusia Melintasi Perbatasan Ukraina dari Krimea
Detik-detik Bom Rusia...
Detik-detik Bom Rusia Hancurkan Gedung Pemerintahan
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Berita Terkini
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
19 menit yang lalu
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
1 jam yang lalu
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
2 jam yang lalu
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
3 jam yang lalu
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
4 jam yang lalu
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
12 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved