AS & sekutu boikot KTT G8 di Sochi, Rusia cuek
Rabu, 05 Maret 2014 - 16:01 WIB
AS & sekutu boikot KTT G8 di Sochi, Rusia cuek
A
A
A
Sindonews.com – Intervensi militer yang menurut dunia barat dilakukan Rusia terhadap Ukraina membuat Amerika Serikat dan beberapa negara sekutu Washington memboikot KTT G8 yang akan berlangsung di Sochi, Juni 2014 nanti. Amerika Serikat (AS), dan sekutunya, seperti Kanada, dan Inggris sudah memutuskan tidak akan hadir dalam KTT itu.
Menanggapi pemboikotan pihak AS dan sekutunya, Pemerintah Rusia, tidak mau ambil pusing. "Jika memang tidak ingin datang, ya sudah, tidak usah datang,” kata Duta Besar (Dubes) Rusia untuk Indonesia, Mikhail Y. Galuzin, saat jumpa dengan wartawan, Rabu (5/3/2014) di kediamannya, di Jakarta.
Presiden Rusia Vladimir Putin sendiri menanggapi dengan nada serupa terkait pemboikotan AS dan sekutunya itu.. Dia mengatakan Rusia selalu siap menyambut para kepala negara yang akan menghadiri KTT tersebut, dan tidak akan memaksa bila memang negara-negara Barat tidak ingin datang ke acara tersebut.
Pemboikotan ini bermula dari keputusan parlemen Rusia yang memberikan lampu hijau kepada Putin terkait pengiriman pasukan militer ke negara tetangganya Ukraina. Negara-negara Barat sangat mengecam keras tindakan tersebut. Sebagai imbasnya mereka berencana untuk memberikan sanksi kepada Rusia.
Menanggapi pemboikotan pihak AS dan sekutunya, Pemerintah Rusia, tidak mau ambil pusing. "Jika memang tidak ingin datang, ya sudah, tidak usah datang,” kata Duta Besar (Dubes) Rusia untuk Indonesia, Mikhail Y. Galuzin, saat jumpa dengan wartawan, Rabu (5/3/2014) di kediamannya, di Jakarta.
Presiden Rusia Vladimir Putin sendiri menanggapi dengan nada serupa terkait pemboikotan AS dan sekutunya itu.. Dia mengatakan Rusia selalu siap menyambut para kepala negara yang akan menghadiri KTT tersebut, dan tidak akan memaksa bila memang negara-negara Barat tidak ingin datang ke acara tersebut.
Pemboikotan ini bermula dari keputusan parlemen Rusia yang memberikan lampu hijau kepada Putin terkait pengiriman pasukan militer ke negara tetangganya Ukraina. Negara-negara Barat sangat mengecam keras tindakan tersebut. Sebagai imbasnya mereka berencana untuk memberikan sanksi kepada Rusia.
(esn)