Putin minta AS berkaca pada agresi di Irak & Afghanistan
Rabu, 05 Maret 2014 - 11:23 WIB
Putin minta AS berkaca pada agresi di Irak & Afghanistan
A
A
A
Sindonews.com – Presiden Rusia, Vladimir Putin tidak terima ketika kebijakan militernya terhadap Ukraina dihujat Amerika Serikat (AS) dan negara-negara sekutu Washington.
Putin pun membalas hujatan AS itu, dengan meminta pemerintahan Barak Obama berkaca atas agresi militer AS terhadap Irak, Afghanistan, dan Libya. Putin juga meniru alasan AS ketika menginvasi ketiga negara itu, yakni untuk melindungi kepentingan nasional mereka.
Presiden Rusia itu juga menolak kebijakan militernya di Ukraina dituduh melanggar hukum internasional, seperti yang disampaikan Presiden AS, Barak Obama.
”Ketika saya bertanya kepada mereka (AS); 'Apakah Anda percaya bahwa Anda melakukan segalanya itu sah? Mereka mengatakan, ya,’” ucap Putin menirukan pernyataan Pemerintah AS saat melakukan agresi militer terhadap negara lain.
“Dan saya harus mengingatkan mereka tentang tindakan AS di Afghanistan , Irak dan Libya, di mana mereka bertindak baik tanpa mandat Dewan Keamanan PBB atau dengan menyesatkan mandat, seperti yang terjadi di Libya,” lanjut Putin, seperti dilansir media Rusia, RT,semalam (4/3/2014).
“Mitra kami, khususnya di AS, selalu jelas merumuskan untuk diri mereka sendiri, untuk kepentingan geopolitik dan nasional mereka, tanpa henti dan kemudian menyeret seluruh dunia untuk menggunakan prinsip mereka,” imbuh Putin. ”Serta mengganggu orang-orang yang menolak untuk terseret di dalamnya.”
Putin pun membalas hujatan AS itu, dengan meminta pemerintahan Barak Obama berkaca atas agresi militer AS terhadap Irak, Afghanistan, dan Libya. Putin juga meniru alasan AS ketika menginvasi ketiga negara itu, yakni untuk melindungi kepentingan nasional mereka.
Presiden Rusia itu juga menolak kebijakan militernya di Ukraina dituduh melanggar hukum internasional, seperti yang disampaikan Presiden AS, Barak Obama.
”Ketika saya bertanya kepada mereka (AS); 'Apakah Anda percaya bahwa Anda melakukan segalanya itu sah? Mereka mengatakan, ya,’” ucap Putin menirukan pernyataan Pemerintah AS saat melakukan agresi militer terhadap negara lain.
“Dan saya harus mengingatkan mereka tentang tindakan AS di Afghanistan , Irak dan Libya, di mana mereka bertindak baik tanpa mandat Dewan Keamanan PBB atau dengan menyesatkan mandat, seperti yang terjadi di Libya,” lanjut Putin, seperti dilansir media Rusia, RT,semalam (4/3/2014).
“Mitra kami, khususnya di AS, selalu jelas merumuskan untuk diri mereka sendiri, untuk kepentingan geopolitik dan nasional mereka, tanpa henti dan kemudian menyeret seluruh dunia untuk menggunakan prinsip mereka,” imbuh Putin. ”Serta mengganggu orang-orang yang menolak untuk terseret di dalamnya.”
(mas)