Kapal penangkap tuna Jepang terbakar, 5 ABK Indonesia hilang
Minggu, 02 Maret 2014 - 23:48 WIB
Kapal penangkap tuna Jepang terbakar, 5 ABK Indonesia hilang
A
A
A
Sindonews.com – Setidaknya tujuh Anak Buah Kapal (ABK) yang berkebangsaan Jepang dan Indonesia dinyatakan hilang, setelah sebuah kapal penangkap ikan tuna Jepang terbakar di Pasifik, Minggu (2/3/2014).
Laporan media setempat mengatakan, pesawat penjaga pantai melihat kapal Kaisei-maru No 8 memancarkan api oranye dan asap hitam tebal sekitar 400 kilometer selatan dari Prefektur Kochi.
Seperti dilaporkan BBC, nasib dua ABK Jepang dan lima orang Indonesia di kapal itu tidak diketahui. Juga belum diketahui apa yang menyebabkan kobaran api.
Penjaga pantai menerima laporan dari stasiun radio perikanan lokal, sekitar pukul 6 pagi waktu setempat. Namun, Penjaga Pantai tak bisa menghubungi kapal berbobot 19 ton itu.
Lebih dari empat jam kemudian, pesawat yang dikirim menemukan kalau kapal itu telah terbakar. Kapal itu meninggalkan pelabuhan Kochi pada 20 Februari silam dan berencana untuk mencapai pelabuhan lain di dekat prefektur Wakayama.
Laporan media setempat mengatakan, pesawat penjaga pantai melihat kapal Kaisei-maru No 8 memancarkan api oranye dan asap hitam tebal sekitar 400 kilometer selatan dari Prefektur Kochi.
Seperti dilaporkan BBC, nasib dua ABK Jepang dan lima orang Indonesia di kapal itu tidak diketahui. Juga belum diketahui apa yang menyebabkan kobaran api.
Penjaga pantai menerima laporan dari stasiun radio perikanan lokal, sekitar pukul 6 pagi waktu setempat. Namun, Penjaga Pantai tak bisa menghubungi kapal berbobot 19 ton itu.
Lebih dari empat jam kemudian, pesawat yang dikirim menemukan kalau kapal itu telah terbakar. Kapal itu meninggalkan pelabuhan Kochi pada 20 Februari silam dan berencana untuk mencapai pelabuhan lain di dekat prefektur Wakayama.
(esn)