18 tewas dalam kekerasan di Irak
Minggu, 02 Maret 2014 - 15:42 WIB
18 tewas dalam kekerasan di Irak
A
A
A
Sindonews.com – Sedikitnya 18 orang tewas dan 16 lainnya luka-luka dalam serangan terpisah di Irak. Demikian diungkapkan pihak kepolisian setempat, Minggu (2/3/2014).
“Di bagian barat Irak, enam militan yang diduga masih terkait dengan jaringan Al-Qaeda tewas dalam sebuah bentrokan dengan pasukan militer di daerah al-Sijar, tepatnya di utara kota Fallujah, sekitar 50 km barat ibukota Irak Baghdad,” ungkap pihak kepolisian setempat.
“Secara terpisah, empat polisi tewas ketika para militan al-Qaeda menyerang dua pos pemeriksaan di ibukota provinsi Anbar, sekitar 110 kilometer barat Baghdad. Di kota Khaldiyah, dua tentara tewas dan tiga lainnya luka-luka, ketika orang bersenjata tak dikenal menyerang pos mereka,” lanjut pernyataan itu, seperti dilansir Xinhua, Minggu (2/3/2014).
“Sementara itu, sebuah bom mobil mengoyak kota Heet, menewaskan dua orang dan melukai tiga lainnya. Di tempat lain, sekelompok orang bersenjata tak dikenal menyerang sebuah pos pemeriksaan di daerah al-Mishahda, dua penyerang tewas dan tiga orang terluka,” jelas pihak keamanan setempat.
Di lain tempat, dua anggota Sahwa tewas dan tujuh lainnya luka-luka ketika orang bersenjata menyerang pos pemeriksaan mereka di sebuah desa dekat kota Tuz–Khurmato.
Irak menjadi saksi kekerasan terburuk dalam beberapa tahun terakhir. Misi Bantuan PBB untuk Irak mengatakan total 8.868 warga Irak, termasuk 7.818 warga sipil dan polisi, tewas pada tahun 2013 yang tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.
“Di bagian barat Irak, enam militan yang diduga masih terkait dengan jaringan Al-Qaeda tewas dalam sebuah bentrokan dengan pasukan militer di daerah al-Sijar, tepatnya di utara kota Fallujah, sekitar 50 km barat ibukota Irak Baghdad,” ungkap pihak kepolisian setempat.
“Secara terpisah, empat polisi tewas ketika para militan al-Qaeda menyerang dua pos pemeriksaan di ibukota provinsi Anbar, sekitar 110 kilometer barat Baghdad. Di kota Khaldiyah, dua tentara tewas dan tiga lainnya luka-luka, ketika orang bersenjata tak dikenal menyerang pos mereka,” lanjut pernyataan itu, seperti dilansir Xinhua, Minggu (2/3/2014).
“Sementara itu, sebuah bom mobil mengoyak kota Heet, menewaskan dua orang dan melukai tiga lainnya. Di tempat lain, sekelompok orang bersenjata tak dikenal menyerang sebuah pos pemeriksaan di daerah al-Mishahda, dua penyerang tewas dan tiga orang terluka,” jelas pihak keamanan setempat.
Di lain tempat, dua anggota Sahwa tewas dan tujuh lainnya luka-luka ketika orang bersenjata menyerang pos pemeriksaan mereka di sebuah desa dekat kota Tuz–Khurmato.
Irak menjadi saksi kekerasan terburuk dalam beberapa tahun terakhir. Misi Bantuan PBB untuk Irak mengatakan total 8.868 warga Irak, termasuk 7.818 warga sipil dan polisi, tewas pada tahun 2013 yang tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.
(esn)